4 parts Ongoing "Rabbi Yeremia Ben Eleazar berkata, 'Gerbang Neraka ada tiga: yang pertama di gurun, yang kedua di lautan, dan yang terakhir di Yerusalem.'"
Kini Gerbang Neraka telah terbuka di Yerusalem. Dan kegelapan pun turun ke atas dunia.
Dunia telah jatuh dalam kehancuran. Manusia berpaling dari Tuhan, dari Terang Sejati, dan memilih tenggelam dalam kegelapan yang mereka ciptakan sendiri. Dari kejatuhan itu, bangkitlah mereka yang telah meninggalkan cahaya-Para Orang Sesat Terkutuk, prajurit yang mengangkat senjata bukan untuk keadilan, tetapi demi kekuatan yang tidak suci.
Langit menghitam, tanah membusuk, dan doa-doa terasa kosong. Tidak ada tempat yang aman, tidak ada dinding yang cukup kuat untuk menahan gelombang kegelapan yang datang. Tetapi masih ada mereka yang berjuang, mereka yang menolak menyerah pada keputusasaan.
Perjalanan ini bukan sekadar perjalanan tubuh, tetapi perjalanan iman. Di dunia yang telah kehilangan cahaya, apakah janji Tuhan masih tetap ada?
Di antara reruntuhan peradaban, di bawah langit yang penuh murka, mereka berjalan. Mereka yang percaya. Mereka yang ragu. Mereka yang hanya ingin bertahan satu hari lagi.
Ketika Dunia menjadi Gelap, Tuhan pun bersabda "Jadilah Terang!"
----------------------
Novel ini berada dalam Dunia Fiksi yang saya buat, Dunia ini disebut "Terra Qua Deus Vestigia Posuit atau Tanah di Mana Tuhan Menjejakkan Kaki. Dunia adalah Dunia Sejarah Alternatif dari Dunia kita.