ALDA(aldo danisa)

ALDA(aldo danisa)

  • WpView
    reads 179
  • WpVote
    Stemmen 53
  • WpPart
    Delen 11
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd din, nov. 6, 2018
WpInfo
Fictie
Romantiek
Ketika tuhan menakdirkan kami bersama tapi tuhan juga lah yang memisahkan kami. DANISA DEANDRA Aku mencintai mereka semua. Mereka semua berarti bagiku, tidak ada yang lebih penting lagi bagiku kecuali kebahagiaan mereka semua yang menyayangi ku. Tapi karena ku, mereka semua bersedih. Tapi aku tidak bisa berbuat apa apa semua ini adalah takdir tuhan. Lagi pula aku sudah lelah dengan semua ini, ini semua bagiku adalah siksaan. Berpura pura bahagia didepan orang lain, adalah ujian terberat bagiku. Tapi semua itu harus ku lewati, karena akhirnya aku mendapatakan kebahagian ku sendiri, walaupun orang lain harus ku korbankan. Maafkan aku semuanya.
Alle rechten voorbehouden
#66
alda
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Cempaka Terakhir ✔
  • Rain In New York
  • I Hate Rain
  • When We Drown [TAMAT ✔]
  • Restu Tuhan
  • Be my Sweet Darling  [END]
  • I'm broken [BHS#1]�✓
  • LURUH [END]
  • Destiny [Selesai]
  • Fake Love ✔

Aku sudah berusaha untuk menutup seluruh hatiku. Aku tidak ingin ada yang mengisi ruang kosong di sini. Karena aku lelah, aku takut. Sudah cukup hal yang pernah menimpaku menjadikanku pribadi yang hancur. Aku tahu bagaimana rasanya disakiti. Aku tahu bagaimana rasanya dikhianati. Aku tahu bagaimana rasanya ketika kehilangan. Aku berhasil menjaga hatiku tetap kosong sampai hari itu tiba. Hari di mana aku bertemu dengannya. Orang yang terus mengusik pikiranku. Orang yang perlahan-lahan mengisi kekosongan di hatiku. Pemilik mata itu. Pemilik senyuman itu. Ah bisa gila aku hanya karenanya. Aku tahu perasaan apa ini. Meski aku terlambat untuk sadar. Aku menyesal untuk keterlambatan ini. Karena ia tang melihatku sepenuhnya, mungkin melirik saja ia tidak. Ia mengagumi orang lain. Aku sadar aku salah. Tuhan, bantu aku. Aku tak ingin hal yang sama terulang kembali. Aku hanya ingin meraih cinta sejatiku. Aku harap rasa ini hanya untuk sementara. AKU HARAP. Aku masih terlalu takut, Tuhan. *Update tiap hari

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen