ALDA(aldo danisa)

ALDA(aldo danisa)

  • WpView
    GELESEN 170
  • WpVote
    Stimmen 53
  • WpPart
    Teile 11
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Nov. 6, 2018
Ketika tuhan menakdirkan kami bersama tapi tuhan juga lah yang memisahkan kami. DANISA DEANDRA Aku mencintai mereka semua. Mereka semua berarti bagiku, tidak ada yang lebih penting lagi bagiku kecuali kebahagiaan mereka semua yang menyayangi ku. Tapi karena ku, mereka semua bersedih. Tapi aku tidak bisa berbuat apa apa semua ini adalah takdir tuhan. Lagi pula aku sudah lelah dengan semua ini, ini semua bagiku adalah siksaan. Berpura pura bahagia didepan orang lain, adalah ujian terberat bagiku. Tapi semua itu harus ku lewati, karena akhirnya aku mendapatakan kebahagian ku sendiri, walaupun orang lain harus ku korbankan. Maafkan aku semuanya.
Alle Rechte vorbehalten
#88
alda
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • When We Drown [TAMAT ✔]
  • Destiny [Selesai]
  • Restu Tuhan
  • Be my Sweet Darling  [END]
  • Leader Girl (END)
  • LURUH [END]
  • Secret Love Story "Unspeakable Love" (Complete)
  • S U M M E R
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • Cempaka Terakhir ✔

Best Author WPRD Batch 2 🌹🌹🌹🌹 Kata orang, hidup itu adil. Tuhan sangat adil. Namun, sepertinya kalimat itu tak pernah berlaku padaku. Aku pikir, dengan kondisi ibu yang sakit-sakitan, aku bisa bekerja sama dengan keluargaku yang lain untuk merawat ibu dan hidup bahagia. Namun, aku salah. Keluarga bukan tempatku bernaung, bahkan mengadu. Mereka hanya makhluk penghancur yang Tuhan ciptakan untuk menghancurkan hidupku. Dan aku benci hidupku. ~Amanda Sasmita~ Banyak orang yang mengatakan, hidup ini adalah sebuah sistem tabur tuai. Apa yang kau tabur, itu juga yang akan kau tuai. Semua berhubungan. Namun, kenapa hidupku sepertinya berjalan jauh dari sistem itu? Aku menabur kebaikan. Memberikan semua yang kupunya pada orang yang kupikir akan menjadi satu-satunya dalam hidupku. Namun, yang kutuai bukan kebahagiaan. Melainkan sebuah pengkhianatan. Tabur tuai. Cih. Itu hanya alibi bagi mereka yang selalu bahagia. Kalimat itu bukan untukku. ~Kala Bagaskara~ *Bijaklah dalam memilih bacaan*

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien