the last morning

the last morning

  • WpView
    Membaca 5
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Nov 12, 2016
WpInfo
Non-fiksi
hari-hari yang kulewati sama seperti biasanya .tidak ada yang istimewa dari itu.aku menatap kosong kearah sosokyang terbaring diranjangku-suamiku yang sedang tidur didalam balutan selimut kesayanganku. "ada apa sayang?"tanya suamiku-axel padaku aku hanya tersenyum kecil sambil berjalan menuju ranjang " Ini hari yang melelahkan , kurasa akan tidur bersamamu ! " kataku pada axel . axel menarikku kedalam pelukanya dan kami pun tertidur seperti anak kecil . ini sudah dua tahun pernikahan kita , sayangnya aku belum bisa memberikan anak padanya dan itu membuatku sedih tapi axel bilang tidak apa-apa padaku . Aku tahu dia juga menginginkan seorang anak dariku tapi aku tidak bisa memberikan padanya. ketika bangun jam di dinding menunjukan angka 10 malam. Ah, waktu berjalan terlalu cepat- aku beranjak dari kasur menuju dapur. entah mengapa perasaanku tiba-tiba tidak enak lalu terdengar suara ketukan pintu . Refleks aku mengambil tongkat disamping pintu dapur. Ini aneh karena tidak biasanya ada orang yang berkunjung pada jam seperti ini. perlahan-lahan kubuka pintu- soundtak aku kaget. seorang pria dalam balutan jas hitam tiba-tiba mencengkram leherku, aku berusaha untuk melepaskan diri tapi sia-sia dia jauh lebih kuat dariku . sayup-sayup terdengar suara axel memanggilku sebelum dunia gelap . ketika bangun aku melihat tubuhku berbalut selimut belumuran darah- dapat aku lihat tubuh axel tergeletak di lantai kamar kami sudah tidak bernyawa lagi . seketika aku merasa hidupku tidak berarti lagi tanpa axel, aku segera berpakaian dan mengambil pistol di laci meja. tiba-tiba pria itu kembali muncul dihadapanku dan merebut pistol yang berada di tanganku - dia menghempaskanku kembali keranjang . "Tahukah kau , matahari terbit jauh lebih indah dari matahari terbenam" katanya sambil membuka tirai jendela " Mungkin kau mau melihat matahari terbit sebelum hidupmu berakhir" lanjutnya . mendadak dunia menjadi gelap
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dunia Pararel
  • antah-berantah
  • Is Sugar<End|
  • Lintasan Musim Semi (revisi)
  • Reinkarnasi Istri CEO
  • Lonely Tomorrow
  • Serendipity
  • I Want To Make You Mine
  • Aku, Kamu dan Hujan

Malam itu begitu sunyi. Tak ada suara jangkrik, tak ada hembusan angin. Kamu terbangun oleh cahaya aneh yang menyelimuti seluruh kamar-putih kebiruan, lembut namun berdenyut seperti jantung hidup. Di tengah cahaya itu, muncul pusaran berbentuk lingkaran yang berputar lambat, diiringi suara yang begitu asing namun terasa akrab. "Kami memanggilmu, Penjaga Terpilih... Datanglah ke Aetheryn... Dunia kami membutuhkanmu..." Seketika, bayangan putih muncul di hadapanmu. Sosok itu tinggi, berjubah panjang yang melambai pelan meski tak ada angin. Wajahnya bercahaya, tak bisa kau lihat dengan jelas. Suaranya menggema langsung di pikiranmu, bukan melalui telinga. "Kau telah datang... Dunia Aetheryn terancam binasa. Kegelapan bangkit, dan hanya Penjaga Cahaya dari dunia luar yang dapat menyalakan kembali Pilar Kehidupan." " Siapa....aku?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan