Two Souls (Hex Hall FanFiction)

Two Souls (Hex Hall FanFiction)

  • WpView
    Reads 1,307
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 23, 2014
MATA itu memacarkan ketakutan yang teramat sangat. Tangannya berusaha menghentikan aliran darah yang keluar dari luka di kakinya. Begitu lemah, bahkan dengan sedikit kekuatan milikku akan membuatnya mati dengan cepat. Tapi tidak, aku tak akan membuatnya mati semudah itu. Dia ingin merebut jiwaku, akan kubuat ini sedikit lebih sulit. Penderitaan sebelum kematian? Sepertinya menarik. Dengan sisa – sisa kekuatannya yang tidak berguna itu, ia berusaha menegakkan tubuhnya yang sedari tadi tergeletak kesakitan. “ Tidak Emily, itu bukan dirimu. Kau bisa melawannya. Kembalilah bersamaku Emily, kumohon.” Ia kembali merintih kesakitan. Apa? Jangan harap aku menurutimu makhluk lemah! Aku tersenyum, perlahan – lahan kulangkahkan kaki mendekatinya. Mengangkat pisau yang sudah berlumuan darah dan bersiap untuk membunuhnya.
All Rights Reserved
#6
shapeshifter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KAELVOSS
  • After War Season 1 [LOST SAGA]
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Luna Of The Wolves (Completed)
  • Betrayal
  • The Crescent Moon (Moon Series #2)
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Regulation of Vampire [END-Part Masih Lengkap]
  • This Heart (MONSTWICE)
  • AN RÍ FÍOR BELOVED
KAELVOSS

Pada akhirnya, bisik-bisik liar tentang persetubuhan gila antara Kael Voss dan Calliope Ashvale... terbukti. Dengan jahat dan tanpa perasaan, Kael Voss menyetubuhi Calliope tepat di depan mata semua orang--sebagai bukti bahwa darah keperawanan Calliope pecah malam itu, bukan malam sebelumnya, seperti yang dituduhkan. Kael Voss Ashen membungkam semua orang dengan cara yang begitu brutal. Menjadikan tubuh seorang gadis bernama Calliope, beserta harga dirinya sebagai tumbal. "Bagaimana, Calliope? Tubuhmu setara dengan dua belas nyawa, bukankah kamu sangat berharga?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines