Story cover for Pena Yang Diam by iyoulight
Pena Yang Diam
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Nov 12, 2016
Aku adalah pena dalam diam yang menulis kalimat bisu.. 
Kau ajarkan lisan indah untuk mengucap, mamun mulutku kelu,
Pada petunjuk arah yang beda pada tujuan kita.
Aku terlalu kaku untuk mengerti takdir dari berubah,
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Pena Yang Diam to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah by akmal1505
25 parts Ongoing Mature
Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.
You may also like
Slide 1 of 10
MUSUHKU ADALAH SUAMIKU cover
untuk seseorang yang pernah ku langitkan namanya cover
Mencoba untuk berubah 🐾 cover
Crazy Love (21+) cover
ASMARALOKA cover
RAIN  (HUNLIS) cover
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah cover
I'M YOURS (End) cover
Tie Me Down ✓ cover
GROWN-UPS (JENLISA) cover

MUSUHKU ADALAH SUAMIKU

8 parts Complete Mature

ga ada deskripsi'an, suka langsung aja baca, ga suka? gausa di baca kok ribet. hasil murni pemikiran aku sendiri. ga boleh jiplak! jiplak? berarti kau ga pande buat cerita haha. aku kasar? ya, biarlah gimana ga kasar kalo ada orang yang jiplak cerita aku?