Aishiteru
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 13, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"Hai, kawaii!" kata-kata menyebalkannya masih terngiang ditelingaku. Berkali-kali kutatap sosok pemuda tampan dalam handphone-ku itu. Pemuda berambut blonde pirang. Aku tak bisa melupakannya! Oh tuhan! "Aishiteru" itu kata-kata terakhir yang ia ucapkan padaku saat di bandara. Kata-kata terakhirnya itu membuatku ingin menangis, ingin menjerit, bahagia campur sedih. Tapi.. apakah dia menepati janjinya? Apakah saat nanti aku kembali dia akan setia padaku? Ya tuhan... aku ingin saat ini dia ada disisiku. Ingin makan aromanis bersama lagi, ke taman hiburan bersama lagi, masa-masa yang dulu kita lewati bersama. Itulah masa terindah. Arigato, Naruto... aku akan tetap setia padamu! **** Konichiwa minna! Ini teenfiction pertamaku. Jadi maklum kalo masih agak gaje dan acak-acakan. Namanya juga masih penulis newbie. Baca yaa! Bagi yang senior sekalian minta bimbingannya! Happy reading!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ore no Kaa-chan?!? || END
  • [End] Aurora | Kimetsu no Yaiba
  • Fanfic Hey Say Jump
  • One Hundred Days : Rewind To Be Empress (SASUNARU)
  • Sunrise In Tokyo (Tentang Cinta Yang Kembali Merangsek)
  • Mengulang Sejarah || END
  • STUPID CHANGE (Harusahi)

Ore no Kaa-chan?!? Naruto © Masashi Kishimoto Uchiha Sasuke x Namikaze Naruto #SasuNaru# Rate : T Warning : Shounen-ai, Boyslove, bahasa amburadul, typo bertebaran, homomphobic jangan baca!!! Terkadang, manusia itu rumit dan sulit dimengerti. Mereka sama, sama-sama terluka, sama-sama bodoh, dan sama-sama egois. Mereka hanya bisa saling menyakiti, tidak mau mengalah. Satu jalan lurus menuju kebahagiaan diabaikan, mereka lebih memilih jalan rumit yang berliku dan berputar-putar. Sangat merepotkan. Tetapi, haruskah mereka bersyukur dan tidak menyesalinya. Siapa yang mengira kalau jalan rumit itu telah membuat mereka mengerti arti dari kehilangan dan penyesalan. "Tuhan, akankah secuil kebahagiaan akan ku peroleh suatu saat nanti?" - Naruto.

More details
WpActionLinkContent Guidelines