Benang Merah

Benang Merah

  • WpView
    Membaca 66
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Des 3, 2016
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Potong saja benangnya." Akako Ashadewi tak akan mengira bahwa mempermainkan takdir seseorang melalui benang merah mereka akan menjadi masalah baginya. Masalah yang datang bersama seorang lelaki yang tersenyum sambil berkata, "kau tidak sadar kalau kau sedang dihukum?"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Awas Jatuh Cinta
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • DEAR LOVE
  • Hello, Shaka! ( END! )
  • 𝐓𝐀𝐂𝐄𝐍𝐃𝐀 - π‘πšπ‘πšπ¬π’πš
  • My Devil Husband
  • Zero-sum Love [FIN]
  • Arion (End)
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • A Frozen Flower (TAMAT)

"Lo lupa, Vyora? Dulu pas kecil lo main nikah-nikahan sama gue. Inget kita belum cerei." "Hah?! YANG BENER AJA, ZAVIO?!" *** Bagi Vyora, jatuh cinta adalah risiko paling berbahaya. Sekali terluka sudah cukup dan dia tak berniat mengulang kesalahan yang sama. Karena itu, Vyora kira masuk ke SMA Kartanama Bangsa, sekolah favorit dengan murid-muridnya yang pintar, adalah pilihan aman. Nyatanya, itu awal dari kekacauan. Di sana ada Zavio. Cowok menyebalkan yang entah kenapa selalu mengusik hidupnya, seolah Vyora adalah musuh lamanya. Belum sempat bernapas, Vyora malah terseret urusan Olpres Karsa---kelompok siswa berprestasi berkedok ekstrakurikuler kebanggaan sekolah---yang diam-diam terlibat persaingan antar sekolah. Semakin dalam Vyora menggali kebenaran, semakin jelas satu fakta mengerikan---semua kekacauan ini berakar padanya. Di tengah tekanan dan rahasia yang saling bertabrakan, Vyora mulai menyadari bahwa perasaan bukan sesuatu yang bisa dia kendalikan sepenuhnya. Katanya benci dan cinta itu bedanya cuma sedikit, setipis kulit bawang. Kalau terlalu cinta bisa jadi benci. Juga sebaliknya, kalau terlalu benci bisa berubah jadi cinta. Jadi, sebelum perasaan itu tumbuh terlalu jauh... awas jatuh cinta, ya!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan