I choose, Kerrel.

I choose, Kerrel.

  • WpView
    Reads 750
  • WpVote
    Votes 186
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 25, 2017
[ NEW RE-WRITE STORY ] Kerrel Adyatama, bukan lelaki most wanted girl bukan termasuk cogan cogan sekolah juga,banyak dikenal tidak banyak bicara tapi jika sudah mengenalnya ia adalah kebalikannya. Viona Aqila Feroza,bukan cewe cantik yg banyak diidam idamin cowo,terkenal galak,jutek,judes tetapi ia adalah cewe yang sangat periang dan terkesan cerewet. Mereka dipertemukan dengan ketidaksengajaan yg membawa mereka ke sebuah lingkup ruang ketertarikan satu sama lain. Terkadang, mencintaimu membuatku tahu. Bahwa hati bisa patah sampai seribu keping lalu kembali bersatu untuk sekadar patah lagi. Kau pernah datang membawa suka cita yang kemudian kau remuk-redamkan seenaknya saja. Tapi tak apa, terluka satu kali aku masih baik-baik saja. Asal jangan kehilanganmu. Itu saja.- Viona Aqila Feroza
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fre & Fer (Sudah Terbit)
  •  Hope Come Back  ( Completed )
  • CHILI IS NOT CHILL
  • Keano
  • PRISMATIKA✔️
  • Married With Cold Boy
  • MOST WANTED VS GIRL AKHLAKLESS
  • REGARA (COMPLETED)
  • AlReGa [END]√
  • Hey Aldi [OPEN PO]

[completed] [available on book stores] [winner of wattys 2017 category the new commers] Pertemuanku dengan Fero awalnya hanya sebatas kenal saja. Bahkan untuk berteman dengannya pun tidak pernah terbersit dalam kepalaku. Bukan karena aku tidak suka bergaul, tapi asal kau tahu, Fero itu lain orangnya. Sebuah insiden membuatku terperangkap pada lingkaran pertemanan Fero dan gengnya. Aku bersumpah untuk mengutuk hari-hariku yang akan selalu bertemu mereka sejak saat itu. Kukira hadirnya Fero sebagai pengganggu. Nyatanya anak itu hadir sebagai pelindungku nomor satu. Katanya, apa pun soalku, pasti selalu dia usahakan. Meskipun aku tak pernah memberi upah atas semua usahanya itu. Kini, setelah aku begitu jauh mengenali dia, aku baru sadar kalau anak itu memang lain. Fero, lelakiku yang takut pada kembang brokoli, bisakah kita duduk berdua di atas gedung itu sekali lagi? Copyright®️ by Rishaatp, 2017.

More details
WpActionLinkContent Guidelines