Selebgram

Selebgram

  • WpView
    Reads 30,298
  • WpVote
    Votes 2,377
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 24, 2017
Jika dihitung, mungkin kisah cinta di dunia ini akan membuntuhkan ribuan ton kertas apabila seluruh isinya ditumpahkan ke dalam lembaran putih nan tipis itu. Tentu saja 99,8% penduduk bumi pernah merasakan jantung berdetak tidak normal, tersenyum tanpa alasan, dan mengigit ujung bantal karena perasaan yang meletup-letup. Kisah Nadine dan Dimas adalah satu dari banyaknya cerita cinta di muka bumi. Mungkin tak semanis kisah romeo dan juliet, tak seromantis habibie Ainun dan tak setragis film titanic. Ini adalah kisah tentang sepenggal surat yang selalu di tulis Nadine setiap harinya untuk Dimas. Surat yang hanya berakhir dalam tong sampah karena tak ada keberanian untuk menyampaikan. Disaat tong sampah penuh, tinta habis, dan kertas tak tersisa selembarpun. Dimana perasaan membucah tak tertahankan, Nadine akhirnya berteriak dengan lantang, "Saya suka kamu!"
All Rights Reserved
#619
schoollife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Fireflies!
  • untuk dhea, dilembar terakhir
  • DeaSea
  • Dino and Dina [COMPLETED]✓
  • Surat Cinta TAMAT (Asmara Dalam Rangkaian Kata)
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • Absquatulate [Sudah Terbit]
  • Jejak Rasa [TAMAT]
  • Delusional : Ilusi yang Menyenangkan

Amanda merupakan gadis berparas cantik dan sempurna dalam segala hal, dengan fasilitas mewah, serta hidup yang sangat berkecukupan. Namun ia memilih untuk hidup sederhana dan menjadi orang biasa saja. Ia adalah gadis yang ceria, hingga saat ia kehilangan seseorang yang istimewa dalam hatinya, dunianya berubah. Amanda lebih menutup diri, tak suka akan keramaian apalagi menjadi pusat perhatian. Ia memiliki sahabat bernama Hanna, mereka saling mengenal sejak masuk kelas 10 lalu. Hanna lah satu-satunya orang terdekatnya saat ini selain Ayah, Bunda dan Farel abangnya. Amanda selalu berharap akan bertemu kembali dengan seseorang yang telah meninggalkannya sejak 3 tahun lalu. Ia masih mengharapkan alasan mengapa laki-laki itu pergi tanpa sepatah katapun. Ia percaya takdirlah yang memisahkan, dan ia percaya bahwa suatu saat takdir pula yang akan mempertemukan. Lalu bagaimana jika takdir mempertemukannya kembali dengan seseorang yang selalu ia tunggu kehadirannya itu. Apakah keadaannya masih sama ? Atau malah berbeda ? Biarlah semua mengalir seperti air, berjalan dengan semestinya. Tidak selamanya setelah hujan terbit pelangi, dan tidak selalu pula datang badai setelahnya bukan ? Karena semua sudah tertata dan tersusun rapi dalam buku takdir. "Aku tidak tahu alasan tuhan mempertemukan kita lagi. Entah untuk mengulang kisah yang belum selesai, atau untuk mengakhiri kisah ini agar cepat selesai." - My Firefles. FYI : Beberapa part saya hapus, demi kepentingan penerbitan. Bagi yg penasaran sama akhir kisah Amanda dan Fahrez bisa ditunggu open PO novelnya nanti. Terimakasih :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines