[TELAH TERBIT] Assalamu'alaikum Peterpan

[TELAH TERBIT] Assalamu'alaikum Peterpan

  • WpView
    Reads 9,338
  • WpVote
    Votes 707
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 21, 2020
{{ LANJUT PROSA }} Oliv tahu Fathir tak peka, dia lebih bisa disebut idiot, lebih pantas, lebih pas. Entah kenapa, dirinya jatuh kesana. "Eiiii... Gua lebih suka dipanggil Tinker bell. Kan gua anaknya baik hati tidak sombong suka menolong dan rajin menabung." "Gua apa dong? Peterpan?" jawab Fathir dengan wajah polosnya. Oliv tersenyum, "Maybe. Tapi apa yang bikin lo mikir bahwa lo Peter?" "Dari pada harus jadi Mr. Hook. Kan jahat, Fathir baik. Eh... Nama gua juga mirip sama Peter,... Hooo... Fathir, Peter. Beuhh... Gantengnya juga nggak kalah, kayak Vernon seventeen." Fathir mulai meracau tak jelas. °°°° Apa aku bisa mengubah dongeng menjadi terbalik? Yang akhirnya Tinker Bell lah milik Peterpan. Bukan Wendy? Aku ingin itu.. Hopeless Love.. You're My Peterpan
All Rights Reserved
#27
oliv
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Two Rebels, One Love
  • Only FriendZone (End)
  • Guardian Angel (수호 천사) [Terbit] ✔
  • 3H [HS#1] [Completed]
  • ZAYDEN ⚠️🔞 (BL)
  • [END] Perfect Half
  • I'M WENDY not tinkerbell (END)✅
  • THE NAIAD (transmigrasi) {END}
  • Sehidup Semati | Complete

Menjadi murid baru di Elysia School bukan masalah besar bagi Gista Fallencia gadis bad girl dengan aura berani dan percaya diri. Dengan motor sport hijau-hitamnya, ia melaju ke sekolah dengan kepala tegak, siap menghadapi siapa pun yang mencoba menantangnya. Tapi satu hal yang tidak ia duga... Di sekolah ini, ada satu nama yang tidak boleh dilawan. Rakha Daniswara. Ketua geng motor Xavior, cowok yang dikenal dingin, berbahaya, dan ditakuti seantero sekolah. Tatapan matanya tajam seperti pisau, auranya gelap seperti malam tanpa bintang. Semua orang menghindarinya kecuali Gista. Sejak pertama kali masuk kelas, ia sudah mendapat 'kehormatan' duduk di sebelah Rakha. Namun, bukannya takut, Gista justru menantang cowok itu dengan sikapnya yang blak-blakan dan tak kenal takut. Dan itulah awal dari segalanya. Dua kepala batu saling berbenturan. Perdebatan panas, tatapan dingin, dan perang dingin di dalam kelas menjadi makanan sehari-hari mereka. Tapi di balik semua itu, ada sesuatu yang perlahan tumbuh sesuatu yang tidak mereka sadari. Sampai akhirnya, tanpa bisa dicegah... Gista menjadi satu-satunya yang bisa menembus tembok es Rakha Daniswara. Dan Rakha... sadar bahwa sejak awal, hanya Gista yang mampu mengguncang dunianya. Tapi bisakah kisah ini berakhir bahagia? Karena dalam dunia Rakha Daniswara, tidak ada yang benar-benar aman.

More details
WpActionLinkContent Guidelines