
"Setiap perkataan adalah doa." Aku tak pernah mempercayai kalimat itu. Entah siapa pencetusnya, tapi itu hanyalah bualan semata. Kenapa? Karena jika kalimat itu benar adanya, maka aku tak akan ada disini dan takdirku tidak akan seperti ini. Ketika satu persatu keinginannya terwujud dalam bentuk nyata, kala tiap pengharapannya terkabul layaknya berkah. Namun Nirmala tak pernah tahu jika itu adalah awal dari kebahagiaan semu, permulaan dari malapetaka. Nirmala terlambat memahami ganjaran dari kemampuan yang ia anggap berkah. Terlambat mengetahui rahasia gelap yang menodai jiwa yang awalnya bersih tanpa cela. Keserakahan dan ketamakan yang membutakan mendorong Nirmala jatuh ke dalam jurang kesengsaraan. Sayangnya, Nirmala terlanjur kehilangan moralitasnya dan karma mulai memburunya.Todos os Direitos Reservados
1 capítulo