MEDHANA
  • WpView
    Reads 15,075
  • WpVote
    Votes 821
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 28, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Lihat itu lihat. Bola matanya cemerlang bagai kilau berlian. Bulu mata panjang lentik, menggoda ketika berkedip, sangat cantik meski dia adalah seorang laki-laki. Tak kalah juga hidungnya yang mencuat ke atas, yang akan bersinggungan dengan hidungku jika kami berciuman. Jangan tanya soal bibirnya. Merona indah dengan tebal sempurna. Ingin sekali aku mengecapnya jika bisa. Yaa Tuhaaan .... Bisa tidak sih aku menikah denganmu saja?! Aku tidak mau dijodohkan dengan siapapun di dunia ini kecuali denganmu wahai diriku yang tampan rupawan, cantik jelitapun bisa disebut!
All Rights Reserved
#910
omegaverse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Without Love?
  • Happiness || sunsun
  • Tricky lover. Vegaspete18+ (END)
  • [END] Perfect Half
  • My Future Wife
  • Worst Married づ Kurotsuki
  • His Omega ~Yeonkai~ 🔞
  • An Idiot Alpha - RickFen
  • Panen Rambutan
  • Setelah Ditinggalkan, Aku Menikahi Kaisar dalam Sekejap

"Apa maksud semua ini?" tanya Yibo dengan suara yang terdengar parau seolah menahan emosi. "Aku menyiapkan semua ini agar kita bisa menghabiskan waktu bersama," jawab Zhan sambil tersenyum hangat pada Yibo. Mendengar hal tersebut, wajah Yibo memerah karena menahan amarah dan rahangnya mengeras membuat Zhan menatapnya heran. "Tidak tahu malu." "A-apa? Maksudmu...." Yibo berdiri sambil menatap nyalang pada Zhan membuat pemuda itu menatapnya kebingungan. "Jangan berharap apapun dariku, Zhan." Zhan mengernyitkan dahinya heran setelah mendengar ucapan pria itu. "Jangan salah mengartikan perlakuanku padamu," ujar Yibo masih tetap menatap kedua mata Zhan yang mulai berlinang air mata. "Ini hanya perjodohan yang tidak berlandaskan cinta," imbuh Yibo begitu santainya melontarkan ucapan tersebut seolah Zhan tidak memiliki perasaan. Air mata sudah mengalir di pipinya setelah mendengar ucapan Yibo yang menyayat hatinya. "Ini hanya perjodohan, tidak boleh ada perasaan cinta di antaranya," lagi-lagi Yibo mengucapkan kalimat yang kian membuat Zhan semakin terluka. ••••• Bagaimana kehidupan Xiao Zhan setelah perjodohan itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines