Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Three Empty Words

Three Empty Words

  • WpView
    Membaca 226
  • WpVote
    Vote 13
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Apr 30, 2017
WpInfo
Fiksi
Romansa
hidup gue sama kayak anak SMA lain nya, flat, hambar. tapi semua itu berubah sampai cowok itu datang. cowok yang merangkup sebagai kakak kelas, tetanggaan, & gebetan? hanya dia yang nggak bisa gue baca pikiran nya, misterius, dingin banget sama gue. Dito Alendra Gantara, siap-siap kak gue bakal tau semua yang lu pikirin -Katya Adelia Geraldan written by Dasilta©2016 DILARANG MENJIPLAK KARYA ORANG LAIN! kalian cuman bisa baca di akun ini
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#20
dito
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Truth or Dare
  • No Longer Mate
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • BE A RAINBOW
  • DEPHELINE
  • Ayla Salsabila
  • The Special Class

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan