What Next?

What Next?

  • WpView
    GELESEN 943
  • WpVote
    Stimmen 36
  • WpPart
    Teile 15
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Mi., Jan. 4, 2017
Masa depan. Tidak ada yang tahu! Apa selanjutnya hanya bisa dijalani. ~Reynald Timothy Polii
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Lovely Husband [END]
  • Bad Duda [END]
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • BABY BOY (21+) TAMAT
  • SePaTu || Sebelas IPS Satu ( JenoKarina )
  • [BL]Jamur omega yang Imut(END)
  • The Villainess (End)
  • Dosenku Suamiku (TAMAT)                            [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • ZEAREI [PERJODOHAN]
  • [BL] Duyung Kecil Milik Laksamana (END)

"Mas kenapa nggak bilang aku cantik?" Daffa yang sedang mengeluarkan pakaian dari mesin cuci berhenti sejenak, melirik Aira dan bertanya, "kenapa emangnya?" "Kalau Mama bersin, Papa selalu nyahut 'bersin aja kamu tuh cantik, Ay.' Mas nggak mau kayak Papa juga. So sweet, lho." "Oh," respon Daffa lalu kembali pada kegiatan awalnya seperti tidak peduli. Rasanya Aira pengin teriak-teriak memaki Daffa yang hidupnya lempeng saja seperti tidak ada keinginan untuk menyenangkan istrinya. Normalnya suami orang itu memuji kecantikan istri, ini Daffa punya istri secantik Aira malah acuh, cenderung tidak peduli. Benar-benar Daffa ini menguji kesabaran Aira. Tapi, selang beberapa detik, Daffa kembali bersuara, "nggak bersin aja kamu tuh cantik, Ra." Rank 04 #Realita (07/07/2021) Rank 08 #Indonesiamembaca (17/07/2021) Rank 01 #Indonesia (04/08/2021) Rank 01 #Jodoh (28/09/2021)

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien