Story cover for DEVAN by amma_mamal
DEVAN
  • WpView
    Leituras 44
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 44
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em nov 18, 2016
Kau adalah objek yang tak dapat kulukiskan. Namun kau adalah bagian terindah dalam hidupku yang tak akan pernah tergantikan.

Karena bagiku kau adalah udara yang selalu mengisi setiap ruang hidupku. Menemani dalam keterdiamanmu sendiri. Namun kau dalam diriku kau adalah deru napas
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar DEVAN à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#32kau
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
You're Here, But Not For Me, de MyMiela
8 capítulos Em andamento
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
Talvez você também goste
Slide 1 of 8
Deva Dan Adeya cover
Love In Paris (COMPLETED) cover
You're Here, But Not For Me cover
Antara Jarak Dan Waktu cover
Kamu [SELESAI]✔ cover
First love cover
Sekali Lagi (End)  cover
JUst foR YoU ❤️ cover

Deva Dan Adeya

13 capítulos Concluída

Aku bersyukur karena ketidak sengajaan tersebut yang membuat aku bertemu dengan mu -Adeya- Kamu adalah orang yang ingin aku lindungin selanjutnya -Deva-