Luke, Im Sorry

Luke, Im Sorry

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 30, 2017
Ini sudah tahun ketiga, dan ia masih belum ikhlas jika orang yang sangat ia cintai telah tiada. Dan sekarang umurnya sudah pas untuk menikah, 25 tahun, tidak terlalu tua dan tidak juga dibilang muda. Tetapi ia masih terjebak dengan perasaannya. Bagaimana bisa Andrea melupakan pria yang ia cintai dari awal masuk sma, yang sampai saat ini ia masih mencintainya walaupun jasadnya sudah tidak ada. Apakah ia takan menikah? Dan tetap dengan masalalunya yang begitu menyakitkan? "Luke, aku merindukanmu. Aku selalu menunggu mu walaupun aku tau kalau kau takkan datang. Jika saja waktu itu aku ikut bersama mu, pasti kita akan selalu bersama, walaupun kita tidak akan hidup kembali. Aku merindukanmu Luke, kembalilah, ini sudah 3 tahun." Andrea menangis sambil meratapi tempat peristirahatan Luke yang begitu damai. Sampai ada seseorang yang memerhatikannya setiap hari, ia tak sadar kalau ada yang memerhatikannya setiap ia ke kuburan. Rigel.... Apakah dia akan mendekati Andrea? Dan apakah Andrea akan melupakan Luke begitu saja?
All Rights Reserved
#23
forget
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When his name is
  • KHALILA AND OTHERS
  • hati yang tak pernah di pilih [END]
  • Misunderstand
  • The Real Of Me
  • Ruang Temu
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • an Ex Liked Your Post
  • HILANG, BERGANTI
  • Fated To Marry You(Tamat)

sinopsis: "Aku milikmu, ingat itu." Aku bertemu dengannya-dan saat menatap matanya, semua luka lama terasa seperti baru kemarin. Kami bukan orang asing. Kami adalah dua jiwa yang pernah saling memiliki, lalu membuang ribuan kenangan dan mimpi seakan semuanya tak berarti. His name is Benedictus. "Dia adalah masa laluku... dan juga yang terakhir bagiku," ujar Angelz saat bicara pada Chris-teman yang selama ini diam-diam mencintainya dari kejauhan. Chris tahu, cintanya mungkin tak akan pernah terbalas. Bukan karena dia tak cukup baik, tapi karena bayangan masa lalu Angelz terlalu kuat untuk dilupakan. Lalu, ketika masa lalu dan masa kini bertabrakan, akankah Angelz tetap memilih luka yang familiar... atau cinta yang diam-diam tumbuh dengan tulus? ________________________________________ prolog: Aku lupa kapan terakhir kali memeluknya-mungkin saat langit masih tahu cara bersinar di mataku, sebelum semua berubah jadi abu-abu. Dia berdiri di depan ku sekarang, seperti mimpi buruk yang kembali mencari tempat tinggal. Tapi bukan karena aku takut... aku hanya belum siap mengingat betapa dalamnya luka yang pernah kami ciptakan bersama. Namanya Benedictus. Dan sekali lagi, dunia menuntunku ke arah yang selama ini ku coba lupakan. "Angelz," suaranya tak berubah. Aku menunduk. Karena sekuat apa pun aku menyangkal... sebagian dari diriku masih miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines