The Widelight

The Widelight

  • WpView
    Reads 209
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 16, 2017
WpInfo
Fiction
Fantasy
Hidup sengsara itu... tentu saja tidak enak. Seperti kelima anak ini. Rancoldeane Orlanne. Gadis yang selama 14 tahun hanya terkurung dan dirantai dikamarnya. Rysunnie Soile. Gadis yang serba berkecukupan tapi tak pernah mendapat kasih sayang orang tuanya. Rosseane Midlly. Gadis yang dianggap monster oleh keluarga dan orang disekitarnya. Dikucilkan. Raquane Rumbest. Gadis yang selalu disiksa selama hidupnya. Selalu dianggap pembantu oleh keluarganya. Rora Windie Lovische. Gadis yang selalu dijauhi karena dituduh sebagai pembunuh. Tapi tentu saja Tuhan tidak akan setega itu terhadap mereka. Masing-masing mendapat takdir menjadi seorang... "Widelight".
All Rights Reserved
#217
past
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Tale of the beast
  • Villainess Illusion
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • ROCHENA : The Wanderer's Path
  • My Beloved Revenge [END]
  • Just Hug Me, please! ✔
  • Forgive Me My Angela
  • Our Little Secret [S.M]

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines