The Tale Of An Uncertainty

The Tale Of An Uncertainty

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 22, 2016
Manusia itu sejatinya hidup di dalam dua dunia. Dunia yang orang lain harapkan, dan Dunia yang benar - benar mereka pribadi inginkan. Aku mau tidak mau harus hidup di keduanya. Itulah yang Aku anggap dengan realita. Tetapi pernahkah Kamu melihat Bola mata yang sangat indah, mendengar Suara yang sangat merdu, merasakan Sentuhan yang sangat hangat sampai membuatmu merasa berada di dunia yang berbeda ? Seakan - akan imajinasimu memproyeksikan apa yang barusan Kamu rasakan menjadi sebuah Dunia yang baru ? Belum ? Coba sekarang juga. Karena Aku pernah, dan Aku bisa. Membawamu Ke Dunia yang belum Kamu lihat sebelumnya. -------------------- • This is My First Shot on writting. Setiap kritik dan saran akan sangat membantu kedepannya! • Let's go on an adventure~ Cheers~
All Rights Reserved
#265
writteninaction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • Impian Untuk Hidup (End)
  • CATATAN HARIANKU
  • Sihir Sang Pangeran-CH【𝐄𝐍𝐃】
  • *ೃAm I Antagonist˚༄.ch's. [Hiatus]
  • Tethered Souls  (DARK OMEGAVERSE)
  • Thirteen Grooms And The 'Secret' Bride [CH]
  • 𓍢ִ໋🀦⊹ ࣪destiny and the moon⊹ ࣪ ˖࣪ ִֶָ☾. [Countryhuman]
  • AREEN [the Queen of Azriel]

_____ Dunia ini dulunya hanyalah hamparan biasa, hingga kekuatan magis pertama kali terlahir dari kehendak alam. Namun, sihir yang seharusnya menjadi anugerah justru disalahgunakan. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab memperlakukan kekuatan mereka sebagai alat untuk berkuasa, tanpa peduli akan kehancuran yang mereka tinggalkan. Dari keegoisan itu, lahirlah kekacauan, perang, dan penderitaan. Hingga akhirnya, sebuah tekad baru muncul, tekad untuk mengendalikan sihir, bukan dikendalikan olehnya. Para pemimpin membangun tatanan baru, aturan yang mengikat, dan tempat-tempat pembelajaran bagi mereka yang terlahir dengan bakat magis. Namun, sejarah selalu berulang. Di tengah damai yang rapuh, bayang-bayang keserakahan kembali mengintai. Dan kini, seorang pemuda harus menemukan jalannya sendiri di dunia yang gila ini, siap atau tidak, mau atau- "TIDAK MAUUUUU!!!" "Heh! jangan menolak! Kau akan ke Akademi besok! ingat!" "Aku tidak mau~ huaa kehidupan malas ku akan hancur." "Kalau kau menolak, koleksi cacing beracun mu akan ku bakar." ". . ." "Yah merepotkan. Mungkin lebih baik aku tidur, dan pura-pura dunia ini baik-baik saja." -Indonesia . . . ! PERINGATAN GARIS KERAS. INI ADALAH CERITA FIKSI PENGGEMAR DARI FANDOM COUNTRY HUMAS (CH). Buat baca cerita ini, paling tidak pembaca harus tahu apa itu Fandom Countryhumas. Kalau males tahu, pintu toilet sebelah sana⇱ Di ambil dari kisah fiksi author sendiri, gak ada sangkut pautnya sama dunia nyata, mau itu tatanan masyarakat, jabatan, posisi, hukum dan sebagainya. Penulis cuma manusia biasa yang pastinya tak lepas dari kekurangan. Inspirasi cerita? Lumayan banyak (?) dan penulis belum bisa nyebutin satu-persatu. Tapi salah satunya ada unsur cerita "Epistrofi" (bagi yang tahu) Kalau kalian nganggap ini cerita penyimpangan... Ambil wudu deh. "Menjiplak bukan karena tidak bisa berkarya, tapi karena terlalu malas untuk mencoba." - Appelmerah, 2025 [ Not BL/BXB/HOMOSEKSUAL DAN SEBAGAINYA]

More details
WpActionLinkContent Guidelines