Cita Lebih Dari Cinta?

Cita Lebih Dari Cinta?

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 20, 2016
Prolog "Ayah, masa aku les bahasa inggris, sih? Kenapa bukan MTK aja? Kalau pintar MTK kan keren." Aku mengeluh pada Ayah, karena sebelumnya aku tidak tahu apa-apa bahwa Ayah telah mendaftarkanku ke salah satu lembaga kursus bahasa inggris didekat rumahku. Apa alasan Ayah sehingga aku harus kursus bahasa Inggris? "Hey, good morning, sweety!" Salah satu guru menyapa ku dan mengantar ku ke ruang belajar. Semua pandangan tertuju padaku dan mengucapkan "Hi!", aku tidak mengenal satupun dari mereka, sepertinya tidak ada yang satu sekolah denganku. Aku duduk disamping laki-laki bertubuh cukup besar dan tinggi, "Gio, grade 4th." Dia menyapaku dan langsung memperkenalkan diri, "Marsya, grade 4th too." Jawabku tegas sambil sedikit tersenyum. Dua tahun berlalu, aku dan Gio menjadi teman dekat. Kami selalu janjian didepan sekolahku saat akan menuju kursus, kami juga selalu jalan kaki berdua saat pulang dari kursus. Aku pernah main kerumah Gio, waktu itu sudah ada tamu yang datang, seorang ibu dan anaknya, namanya Amel. Amel tersenyum lebar saat melihat Gio datang, kemudian melihatku sinis. Gio kemudian memperkenalkanku kepada Mamanya, "Ma, ini temanku, Marsya. Cantik, ya?" Tante Vita tersenyum manis melihat tingkah anaknya. Aku langsung tersipu, Amel menarik tangan ibunya dan meronta ingin pulang. Hari itu hari pertamaku mengetahui bahwa aku jatuh cinta dengan Gio. Gio yang sekarang tidak pernah meneleponku lagi, semenjak kami masuk SMP. Hari itu juga, aku berterima kasih pada Ayah telah mendaftarkanku kursus bahasa inggris, walaupun setelah masuk SMP, aku tidak pernah lagi bertemu Gio di lembaga kursus itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gasa(Rabbani)
  • Males, ribet.
  • the other side
  • GILANG ABRAHAM
  • Cegil by my side (hiat)
  • Don't Talk About Money
  • DANADYAKSA
  • Pretty Careless
  • Aksara Lingga

Anak laki-laki itu mendekat kepada diriku yang ada di depannya " Nama kamu siapa? " tanya anak laki-laki itu Gasa menoleh " Hafidzah Gasaratu Mahreevaz " jawabnya dengan polos Anak laki-laki itupun tersenyum " Ohh, kamu asalnya dari mana? ko kamu pindah kesini sih? " tanyanya lagi Gasa menjawab lagi " Dari Ciamis, Iya soalnya kata mamih aku harus pindah sekolah kesini, emang kenapa? gak boleh? " tanya Gasa dengan kepolosannya Anak itupun tersenyum lagi " Boleh ko, kamu mau jajan bareng aku gak? " ajak anak laki-laki itu Gasa tersenyum " Ayoo" jawabnya Gasa dan Regapun keluar kelas, Rega menggandeng tangan Gasa Gasa menghadap ke Rega " Oh iya nama kamu siapa? " tanyanya kepada Rega Rega tersenyum " Nama aku Ragesaraja Ibrahim Slarvalle " balasnya yang tetap tersenyum manis kepada Gasa Begitu indah masa perkenalanku dengan Rega yaa anak laki-laki yang berani mengajak Aku berkenalan tanpa malu. --c-- CERITA INI AKAN TERUS-MENERUS BERKELANJUTAN SAMPAI AKU DAN DIA DI PERTEMUKAN DENGAN TAKDIR/DI JAUHKAN OLEH TAKDIR,BTW INI KISAH NYATA YANG AKU PERCIK MAKE HALU AKU #keluarga#cintadia#brokenhome#kakak#adik

More details
WpActionLinkContent Guidelines