Past is Never Ends

Past is Never Ends

  • WpView
    Membaca 240
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 10, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Jangan lo kira karena gue suka sama lo dan selalu maafin kesalahan lo. Lo bisa seenaknya mainin perasaan gue." tukas Zelin terhadap Zaidan. "Karena, angin yang sudah pergi tidak akan pernah kembali ketempat asalnya. Inget itu!" sambung Zelin sambil meninggalkan cowo itu sendiri. Zaidan tertohok dengan ucapan Zelin, nyatanya kehadirannya disini tidak diinginkan oleh cewek yang ia sukai ini selama beberapa tahun kebelakang. Tapi ia akan berusaha membuat Zelin kembali kepadanya. Akankah usaha nya berhasil dalam mencairkan rasa benci Zelin terhadapnya? Atau kah akan ada seseorang yang mengganti posisinya di hati Zelin? Maka dapat disimpulkan, cerita ini merupakan cerita tentang cinta mereka yang belum berujung. Dengan takdir yang dituliskan dengan konsep yang bervariasi.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#48
popular
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kisah Akala
  • Strong Girl Michella (END)
  • Heart to you.(END)
  • RAPUH!
  • Alshana
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • LINE OF DESTINY
  • Zenna Story
  • RaiZee Your Spirit (Complete)

Sederhana saja, ini bukan kisah pahlawan atau dongeng penuh bahagia. Ini tentang Akala Mannaf Kanagara-anak yang tak pernah diinginkan, hidup di rumah yang seharusnya jadi tempat pulang, tapi lebih sering terasa seperti penjara yang berwujud elegan. Ini tentang rasa yang harus abadi dalam bait aksara, tentang asmaraloka yang menjadi melankolia, dan tentang harsa yang harus menjadi lara. tentang Akala, yang hidup karena dunia belum memberinya pilihan untuk menyerah. "Mati. Aku hanya ingin mati!" Sebaris kalimat yang selalu di lontarkan dalam benaknya. . . . . . . . . . "Apa salah saya ma?" "Salah kamu karena telah lahir ke dunia ini" "Saya tidak pernah meminta di lahirkan, dan saya juga tidak pernah mau untuk di lahirkan. Bahkan kalian tidak pernah menganggap saya hadir di dunia ini" *** "saya suka sama kamu" "tapi kita beda keyakinan, kala" "saya tidak peduli, tuhan itu satu" "tuhan memang satu, kala. tapi, kita yang berbeda" *** "jangan pernah sakit lagi, kal. jangan tinggalin kita" "apa peduli lo semua?!" *** "lo sudah bahagia kan?" "bahagia lo membuat kita sadar kalau ternyata selama ini kita salah menyia-nyiakan sahabat sebaik lo" *** "selamat tidur, matahari ku" Copyright'' allovareyy_ 2023

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan