Catherine Anderson

Catherine Anderson

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 6, 2017
Carly Adams,yang manis dan polos,buta sejak lahir dan baru saja mendapatkan kembali penglihatannya.Hank Coulter adalah pria yang memesonanya.Hank yang tampan merayu dan menggodanya hingga ia jatuh kepelukan pria itu. Namun kenyataan bahwa seminggu kemudian Hank tidak ingat lagi padanya membuat Carly sakit hati. Ia sadar bahwa dirinya hayalah satu dari banyak wanita yang telah menjadi korban pesona Hank. Karena itulah Carly menyembunyikan kehamilannya dari Hank, meskipun ia akan kembali buta dan membutuhkan bantuan Hank. Setelah kehilangan masa mudanya, Hank Coulter tidak berencana untuk menikah dan memikul tanggung jawab keluatga. Namun, mengingat Carly sedang mengandung anknya, mau tidak mau ia harus mdngikat janji pernikahan, walaupun hanya untuk sementara demi anaknya. Lambat laun Hank jatuh cinta pada Carly, dan merasa jauh lebih tertarik dan terpesona dari pada ketika pertama kali mereka bertemu. Hank pun berniat mempertahankan pernikahan mereka, tetapi Carly mengiginkan sebaliknya. Mampukah Hank menyakinkan Carly akan perasaan cintanya? Dan mampukah Hank mempertahankan ikatan pernikahan mereka, meski harus menghadapi bnyak rintangan,termasuk masa lalu Carly yang kelam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nikah Dulu, Jatuh Cinta Kemudian
  • TOUCHED (End)
  • YOU ARE MY ACCIDENT
  • Please, Love Me (END)
  • MORE THAN TEARS (TAMAT)
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Terjerat Cinta Janda Cantik
  • Remedy
  • Wife, Daughter, and My Memory

Pernikahan bagi Hana dan Arsyad bukanlah hasil dari kisah cinta yang indah, melainkan keputusan yang lahir dari keadaan. Mereka menikah tanpa pernah saling mencintai Arsyad menganggapnya sebagai tanggung jawab, sementara Hana menerimanya dengan keikhlasan. Hari demi hari, mereka menjalani hidup bersama di bawah satu atap, namun terasa bagai dua orang asing. Arsyad sibuk dengan pekerjaannya, sementara Hana mengisi waktunya dengan beribadah dan mengajar anak-anak mengaji. Komunikasi mereka kaku, penuh kesalahpahaman. Hana merasa diabaikan, sementara Arsyad menganggap istrinya terlalu pasif dan kaku. Namun, seiring berjalannya waktu, perlahan sesuatu berubah. Arsyad mulai memperhatikan hal-hal kecil tentang Hana kesabarannya, keikhlasannya, dan ketulusan yang ia tuangkan dalam setiap perbuatan. Di sisi lain, Hana juga mulai melihat sisi lain dari Arsyad, pria yang diam-diam selalu memastikan kebutuhannya terpenuhi. Ketika Hana jatuh sakit, Arsyad panik dan takut kehilangannya. Untuk pertama kalinya, ia menyadari bahwa kehadiran Hana bukan sekadar formalitas-ada sesuatu dalam dirinya yang kini tak ingin hidup tanpa wanita itu. Dan saat Arsyad menggenggam tangan Hana di depan Ka'bah, ia mengucapkan sebuah janji yang membuat istrinya menangis, "Aku ingin belajar mencintaimu dengan cara yang Allah ridai." Mereka mungkin tidak memulai pernikahan ini dengan cinta, tetapi bisakah mereka menemukannya dalam keikhlasan dan doa?

More details
WpActionLinkContent Guidelines