A Day to Remember

A Day to Remember

  • WpView
    Reads 2,536
  • WpVote
    Votes 151
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 9, 2017
Semilir angin menerbangkan rambut lurus Diandra hingga menutupi wajahnya. Kenan menyelipkan rambut Diandra ke belakang telinga, setelahnya, ia mulai membuka mulut. Mengatakan satu hal yang tak pernah diinginkan keduanya. "Diandra, Ayah bilang, aku sekeluarga harus pindah ke Jogja." 2016. by grntealatte
All Rights Reserved
#180
flashback
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REGRET
  • Ti amo : Kamu Dan Cinta [SELESAI]
  • ARDILA & DINAR
  • Something Between Us
  • Bukti [COMPLETED]
  • Nara [SUDAH TERBIT]
  • COLD BOY BUT ROMANTIC
  • Over and over again, you(END)
  • 𝐔𝐧𝐩𝐥𝐚𝐧𝐧𝐞𝐝 𝐋𝐨𝐯𝐞 "𝐃𝐀𝐃"✓
  • My Heart
REGRET

𝓡𝓮𝓰𝓻𝓮𝓽 𝓲𝓼 𝓪𝓵𝔀𝓪𝔂𝓼 𝓬𝓸𝓶𝓮 𝓽𝓸 𝓵𝓪𝓽𝓮. 𝓐𝓹𝓹𝓻𝓮𝓬𝓲𝓪𝓽𝓮 𝔀𝓱𝓪𝓽 𝔂𝓸𝓾 𝓱𝓪𝓿𝓮, 𝓫𝓮𝓯𝓸𝓻𝓮 𝓲𝓽 𝓽𝓾𝓻𝓷𝓼 𝓲𝓷𝓽𝓸 𝔀𝓱𝓪𝓽 𝔂𝓸𝓾 𝓱𝓪𝓿𝓮?-𝙍𝙀𝙂𝙍𝙀𝙏 "Putusin Deera!" Arven Xavier Faeyza Andres. Most wanted boy, tengil, arogan, bad attitude dan langganan masuk BK yang telah menyukai sahabatnya sendiri-Deera, sejak pandangan pertama. Namun seperti kisah lama, sejauh apa pun usahanya untuk Deera, ketika Deera menyukai orang lain, Arven bisa apa? Hanya penolakan kejam, yang selalu dirinya dapatkan ketika hatinya berusaha untuk mengejar gadis itu. Seperti kepribadian mereka yang berbeda, perasaan mereka pun turut berbeda. *** "Gue udah bilang Ven, jaga batasan ke gue karna Daylon ngga suka lihat gue bareng lo!" "Daylon itu ngga baik buat lo Ra. Dia cowo manipulatif yang mainin perasaan lo!" "Lo bilang sahabat kan? Harusnya sahabat itu mendukung, bukan malah menikung!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines