Story cover for Dia Itu Kamu by IsmarsyaAzzh07
Dia Itu Kamu
  • WpView
    Reads 572
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 572
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Nov 20, 2016
"Bagian tersulit dari perpisahan bukanlah saatku melangkah pergi namun saatku sadar bahwa kenangan slalu ada."

Saat aku mulai kembali merajut hidupku tanpamu, saat itu pula semua orang seakan sengaja mengingatkanku kepadamu. Hal yang benar-benar kuhindari !. Saat aku mulai mampu berdiri dan akan mencoba berjalan meski dengan tertatih. Ketika itu dengan bodohnya aku kembali terbujur karena mendengar, melihat, bahkan dengan sengaja menceritakan segala tentangmu.
All Rights Reserved
Sign up to add Dia Itu Kamu to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] by tiaxyl
28 parts Ongoing Mature
"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
Thank You ( Kim Taehyung ). by YuniHarsono
12 parts Complete
"Terimakasih telah hadir dan menjadi penyemangat baru ku untuk bangkit kembali, terimakasih telah mencintai ku, terimakasih telah mengisi hari-hari ku, terimakasih telah hadir untuk menghilangkan luka ini.dan maaf,maaf aku pergi meninggalkan mu meninggalkan semua kenangan indah yang pernah kita lalui bersama. dan maaf membuat mu sedih. sekali lagi terimakasih dan maafkan aku yang tidak bisa lagi menemani mu".Vannya~ "Terimakasih juga telah mencintai ku, terimakasih atas segala yang telah kau beri.kasih sayang,cinta, pengorbanan, dan semangat.aku tidak akan melupakan itu. maaf jika aku tidak bisa membuat mu bertahan lebih lama lagi.sekali lagi, terimakasih kasih telah hadir dan menjadi wanita ku walaupun sekarang kau hanyalah tinggal kenangan setidaknya kehadiran mu pernah menjadi canduku".Kim Taehyung~ "Maaf hanya satu kata itu yang dapat aku katakan padamu,maaf pernah membuat mu terluka maaf telah membuat mu menangis dan maaf untuk segala yang aku perbuat.aku gadis bodoh benar-benar bodoh aku tidak tau kalau kamu sudah rela mengorbankan segalanya untuk mu termasuk nyawamu, sekali lagi maaf dan makasih untuk kamu pernah hadir dan menjadi kakak yang terbaik buat aku".Vanni~ "Tenang lah disana kau harus bahagia tanpa rasa sakit kau wanita kuat yang pernah aku temui kau mempertaruhkan semua yang kau punya untuk orang yang kau sayangi dan terimakasih kasih telah hadir untuk kami semua disini.aku akan mengingat semua nasihatmu dan aku akan menjaga nya untukmu".Park Jimin~
You may also like
Slide 1 of 9
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] cover
SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?  cover
Ia Rahasiaku cover
Bisikan di Balik Rintik cover
Antara Jarak Dan Waktu cover
Thank You ( Kim Taehyung ). cover
El Shamira's Love cover
Friend's Zone's cover
Aku Kamu Dan Dia cover

Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ]

28 parts Ongoing Mature

"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.