Dosa : Kota Para Pembunuh

Dosa : Kota Para Pembunuh

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 1, 2017
WpInfo
Fiction
Mystery
Kota Raflesia, Sebuah negeri di bagian barat Nusantara merupakan kota yang penuh dengan kebengisan para penduduk kota tersebut, Kota ini juga terkenal dengan julukan "City of Murderers" yang menyimpan sejuta kisah pembunuhan yang sadis dan misterius. Bahkan polisi di kota ini juga mudah di suap oleh para pelaku tindak kriminal. Sementara itu Ramon dan Angga dua orang remaja sekolah menengah kejuruan yang baru lulus tahun ini, ikut masuk dalam kasus pembunuhan yang menyebabkan Walikota di kota tersebut tewas menggenaskan.
All Rights Reserved
#104
killer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Detektif Supranatural
  • Villager Game
  • Founders of justice
  • Murder of the Principal [END]
  • SECRET AGENT (Tamat)
  • Nirkapala
  • The Journalist Note
  • Underground

Arqan, seorang siswa SMA biasa dengan sifat pendiam dan teliti, menyimpan sebuah rahasia yang tak dimiliki siapa pun sepasang mata yang dapat melihat 5 menit ke depan dan 10 menit ke belakang dari kejadian yang ia saksikan. Di sekolah, Arqan tampak seperti remaja biasa. Tapi di balik wajahnya yang tenang, ia menyimpan masa lalu dan kekuatan yang mengubah hidupnya. Bersama lima temannya Rizal, Amon, Nayaka, Salma, dan Kirana mereka membentuk kelompok penyelidik yang tidak diakui secara resmi. Mereka menyiasati kasus-kasus pembunuhan di luar sekolah, kasus yang kerap kali tak terungkap oleh polisi karena kurang bukti, motif absurd, atau bukti yang sengaja disembunyikan. Mereka bukan detektif profesional. Mereka hanya remaja biasa dengan tekad luar biasa dan mata Arqan menjadi kunci utama di setiap investigasi. Namun, seiring semakin dalam mereka menyelami kasus-kasus kriminal, mereka mulai menyadari bahwa ada benang merah tak terlihat yang menghubungkan semua pembunuhan ini. Setiap kasus meninggalkan pesan samar, seolah ada seseorang yang sedang bermain dengan waktu... dan dengan mereka. Ketika Arqan mulai melihat masa depan yang tidak bisa ia ubah kematian salah satu dari mereka sendiri ia dihadapkan pada pilihan sulit: mengorbankan seseorang demi menyelamatkan banyak orang, atau melanggar semua batas demi merubah takdir.

More details
WpActionLinkContent Guidelines