MEMORI UNTUK IBU

MEMORI UNTUK IBU

  • WpView
    Reads 4,939
  • WpVote
    Votes 171
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 21, 2016
Di atas segalanya, cinta kepada orangtua adalah yang utama. Prinsip itulah yang dipegang, diyakini, dan diamalkan oleh dua kakak-beradik yang ada di dalam novelet ini. Hamid dan Thariq. Lebih tepatnya: Ibu. Bagi semua anak, apalagi mereka, Ibu adalah segalanya. Sebelum meninggal, Ibu mereka berpesan, meminta satu hal kepada mereka. Ialah impian Sang Ibu selama ini. Impian yang sungguh mulia. Tentu saja mereka mengiyakan permintaan ibu mereka itu. Apalagi permintaan itu adalah permintaan yang mulia. Yang memang dianjurkan oleh Yang Maha Kuasa. Namun, bagaimana mungkin mereka bisa hidup sendiri. Tanpa ibu. Tanpa ayah. Ke mana ayah mereka? Bagaimana mungkin mereka yang masih duduk di bangku kelas tiga Madrasah Tsanawiyah bisa bertahan hidup dan mewujudkan amanat sekaligus impian ibu mereka itu? Bagaimana kisah mereka melewati cobaan hidup di zaman yang tingkat individualitasnya sudah amat sangat tinggi ini? Lantas bagaimana pula ceritanya Hamid bisa sampai ke Kota New York dan mendapatkan penghargaan yang luar biasa bergengsinya? Selengkapnya hanya di NOVELET MEMORI UNTUK IBU! Sebuah novelet yang telah melelehkan ribuan airmata dan sarat akan pesan dan makna.
All Rights Reserved
#225
recommended
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ya Rabb Beri Kami Hidayah-Mu
  • Regards, Natashira (END)
  • MAHABBAH [SELESAI]
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • HULYA
  • Bersama imamku
  • Wrongful Encounter [COMPLETED]
  • Friendzone?

Cerita ini berawal dari Oamra yang memilih melanjutkan kuliah di kota tempat tinggalnya setelah beberapa kali gagal masuk Universitas impiannya dan kembali bangkit untuk mencapai impian di tempat lain bertemu dengan orang-orang yang akan menjadi teman dan sahabat. Tentunya semua orang yang masih remaja pasti akan mendapatkan ujian cinta, rasa suka ataupun kagum dengan lawan jenis. Termasuk Oamra yang menjadi tokoh utama dalam cerita ini, bertemu dengan orang-orang yang memberikan banyak pelajaran dalam hidupnya, baik dalam percintaan maupun pertemanan. Tak bisa kita pungkiri, semua orang pasti pernah ada pada fase menyukai seseorang, ada yang bisa mengendalikan hawa nafsunya dan ada juga yang dikalahkan oleh hawa nafsunya, hingga terjerumus pada lembah kemaksiatan. Namun ketika Allah memberikan hidayah pada seseorang maka akan selalu ada orang, teman ataupun sahabat yang akan tetap merangkul dan menggengam untuk kembali hijrah. Novel by Angnging

More details
WpActionLinkContent Guidelines