NOTHING

NOTHING

  • WpView
    Reads 929
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 5, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"lo ga suka sama gue? jujur angel!" bentak pria yang sedari tadi bersamanya penuh paksa meminta kejujuran. "gue ga suka sama lo!" bentaknya kembali penuh penekanan. tetapi dapat dilihat oleh pria bahwa wanita di depannya hanya berbohong. "lo ga suka sama gue, tapi lo sayang sama gue ngel! kenapa lo ga bisa jujur?" angel merasakan seseuatu yang basah membasahi pipinya. ia menangis. sudah lama mereka berada di taman belakang sekolah, saling membentak satu sama lain antara kebohongan dan kejujuran masalah hati. ia tertunduk. diam tanpa berkata apapun. tak ingin membohongi pria yang ada di depannya, disisi lain ia tak ingin menyakitinya. ia punya alasan tertentu yang tak bisa diketahui oleh Vito. air matanya dibiarkan jatuh begitu saja. ingin pria ini mengerti dan mengusap air matanya, tapi tidak dengan keinginannya. vito pergi meninggalkan angel yang menangis. pergi dengan kehancurannya dan meninggalkan seseorang penuh rasa bersalahnya.
All Rights Reserved
#24
matchamallow
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • If Only.. (Seandainya..) I LingOrm
  • WISHES.
  • About feelings   (selesai)
  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • Soal Rasa 2
  • It's True Love With Ketos
  • Fated To Marry You(Tamat)
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Selection
  • Collateral Hearts - LingOrm ( END )

DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang di gambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing. Prolog Seandainya Orm tidak pernah menerima taruhan itu. Seandainya dia memilih pergi. Tapi dia tidak melakukannya. Dan sekarang, semuanya sudah terlambat. Apa yang awalnya hanya permainan berubah menjadi satu-satunya cinta yang benar-benar dia inginkan. Tapi bukannya mempertahankan, dia malah melepaskannya-tidak, dia mendorongnya pergi. Dia menyakiti Ling sebelum Ling bisa merasakan sakit karena dirinya. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka lagi. Tapi Ling sudah berubah-dingin, jauh, tidak lagi seperti gadis yang dulu pernah mencintainya. Orm ingin memperbaiki segalanya. Dia ingin mengatakan yang sebenarnya. Tapi waktunya hampir habis. Dan beberapa hal tidak bisa diperbaiki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines