Aku berdiri seorang diri berjalan menyusuri jalanan rel kereta api dengan langkah sangat lesu,seperti orang yang tak tahu tujuan hidup. Andai waktu dapat terulang,aku ingin terus menemanimu,aku ingin terus bersamamu walaupun harus kehilangan sebuah penglihatanmu,aku percaya kamu dapat merasakan kehadiranku disampingmu,kini takkan ada lagi senyuman manis mu. Jika takdir sudah menjemputku,dan Malaikat mencabut nyawaku maka aku harus pergi meninggalkan dunia ini,aku berjanji pada diriku sendiri untuk akan menggantikan sepasang kedua mataku untukmu. Agar kamu dapat melihat betapa indahnya bumi ini,agar kamu dapat menemukan sosok seseorang wanita yang kamu inginkan.Percayalah yang ada tetap ada dalam diriku adalah kenangan bersamamu. Aku menyanyangimu meski aku takkan bisa berada disampingmu lagi.
All Rights Reserved