Yes, She Is

Yes, She Is

  • WpView
    LECTURAS 123
  • WpVote
    Votos 32
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, nov 23, 2016
Destya, seorang gadis SMA yang tinggal di area kuburan, dan suka membawa payung hitam kemanapun dia pergi. Dia sudah dikenal sebagai 'pakar' hantu disekolahnya karena diyakini 'bisa' berinteraksi dengan hantu. Suatu hari, saat ia melintasi kuburan ketika hendak berangkat kesekolah, ia bertemu dengan seorang pria hampir kepala tiga yang habis kerampokan dan kehilangan harta bendanya. Merasa kasihan, Destya menolongnya. Tetapi, bukannya terima kasih, pria itu malah semakin menyebalkan dan makin melunjak. Tingkahnya yang kekanak-kanakan membuat Destya marah. Beberapa hari kemudian, Destya bertemu dengan pria itu lagi. Tapi bukan seperti pria sekitar 25-30 tahunan yang dia temui saat itu, melainkan anak remaja seusianya. "Ini semua gara-gara kutukan kamu! "
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Is Died
  • LABIRIN TAKDIR
  • PACARKU ADALAH HANTU (TELAH TERBIT)
  • JINGGA (Bab 1 s/d Bab 38) ENd ✔️
  • MyBoyfriend Is GHOST
  • Game Over: Losing Control
  • BEST FRIEND {COMPLETED}
  • Sixth Sense (Completed)
Is Died

Kaki berlumuran darah menjuntai ke bawah. Aku tahu persis, kalau kaki itu tepat menginjak wajahku. Kudongakkan kepala, dan kuratapi seorang wanita tengah terseringai bengis. Tuhan, rambut wanita itu tersangkut di kipas angin. Genangan merah kental membanjiri lantai. Bau amis darah terasa sangat menyiksa indra penciumanku. Bulu romaku berdiri tak karuan. Yang bisa kulakukan hanyalah, berlindung di balik selimut. Tapi apa yang terjadi, seseorang baru saja memasuki selimut yang sama dengaku. Aku yakin kalau orang itu berpostur tubuh sangat kecil. Hal itu bisa kurasakan dari kepalanya yang hanya sampai menyentuh bokongku. Saat itu posisiku lagi berbaring menghadap kanan. Terdapat sosok hantu pria yang bersemayam di toilet perempuan. Ah entahlah, hantu pria itu lebih cocok disebut hantu mesum. Si Hantu Mesum memiliki gigi ompong dan tonggos, serta badannya yang kerdil seperti anak SD kelas 6. Kurasa dia mati karena di-bully. Fiuh ... kasus kematian yang persis seperti film horror. Seorang gadis menyapaku dengan ramah. Dia berkulit pucat dengan noda darah di leher. Luka sayat di lehernya membuat gadis itu kesulitan berbicara. Hantu yang cantik menurutku, dia memiliki bola mata berwarna biru, dan rambut panjang bergelombang. Sayang jika harus mengatakan kalau dia sudah mati. Satu di antara hantu-hantu itu berhasil ke alam baka karena bantuanku. Tapi tidak dengan hantu yang ini. Aku tidak mau mengantarnya ke alam baka, aku benci kalau dia bertemu Tuhan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido