Glasses

Glasses

  • WpView
    Reads 844
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 6, 2018
Mencintai diam-diam itu nikmat Cemburu memang bukan hak, memiliki apalagi Hanya sebatas memandang, tapi rasa membuncah tak karuan. Sakit tapi apa daya Karena nyatanya dia bukan atau bahkan tak termiliki. Cerita ini mengisahkan tentang seorang gadis remaja yang bersifat tomboy dan termasuk golongan bad girl di sekolah. Ia sama sekali tidak pernah merasakan cinta, jangankan dari seorang yang spesial, dari keluarganya saja ia tidak mendapatkan apa itu cinta, broken home yang dijalaninya dari kecil, membuatnya tidak percaya dengan yang namanyanya cinta. Berawal dari perpustakaan sekolah yang sepi dan ia menemukan sebuah kacamata yang tergeletak di atas tumpukan buku sastra lama. Tak lama kemudian seorang lelaki yang tak pernah ia lihat datang dan mengambil kacamata miliknya. Dari pertemuan itulah sang gadis mulai merasakan hal aneh pada dirinya. Lelaki agak culun itu berhasil membuat seorang Kanaya Zierena Pearce penasaran dengan sikapnya yang dingin. "Memilikimu hanyalah sebuah Mitos Yunani bagiku" -Kanaya Zierena Pearce- "Bukannya aku tidak peka, tetapi aku memiliki cara yang berbeda untuk lebih mengenalmu" -Arham Zain Akbar- "Semacam ikhlas namun tak rela" -Albert Syarief-
All Rights Reserved
#661
badgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • The Beauty Inside(Complete)
  • Turning Up
  • My Heart
  • Moonstruck
  • Hi, Pak Dosen!
  • Roommate With Benefits
  • ROMAN-tis [Terbit]
  • KOSTAN JANUARTA

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines