All Of Sudden

All Of Sudden

  • WpView
    Reads 161
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 13, 2017
Sikap dan sifat itu bermetamorfosa. Seiring berjalannya waktu dan kehidupan. Hingga yang hilang menjadi datang. Yang tidak mencintai menjadi mencintai. Dan yang menghancurkan dialah yang sangat hancur. Arvin merasa kehidupannya telah hancur retak dan tidak dapat di perbaiki lagi, hingga dia tidak ingin merasakannya sendiri. Dan Anetta, merasakan sakitnya kehidupan yang telah berhasil mempermainkannya. Dan semua itu terjadi secara tiba-tiba Hingga tanpa diduga.
All Rights Reserved
#9
anetta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Breathe
  • ALFIREN
  • Feelings [Revisi]
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Segitiga [END]
  • Untuk Hati Yang Sudah Meminta
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Lead Back to You (AruAni)
  • INFINITY

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines