Jerry [SUDAH TERBIT]

Jerry [SUDAH TERBIT]

  • WpView
    GELESEN 3,326
  • WpVote
    Stimmen 155
  • WpPart
    Teile 29
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Aug. 28, 2018
Blurp Dinda, pekerja keras dan cantik. Namun hingga usia 27 tahun dia belum juga mempunyai pacar. Ditambah jam kerja yang terlalu padat membuatnya tak memiliki peluang untuk bersosialisasi dalam artian 'lebih' dengan para kaum Adam. Pertanyaan 'kapan menikah' dari orang-orang terdekatnya sudah bagai teror dan menjadi beban nomor satu di kepalanya. Namun perlahan beban itu mulai terasa ringan sejak kehadiran Jerry. Bos baru di tempatnya bekerja. Tampan, mapan, dan kaya. Nyaris semua karyawan perempuan di kantor menyukainya. Hanya satu kekurangan laki-laki itu. Dia berusia dua tahun di bawah Dinda! Dinda tahu Jerry memiliki sedikit rasa ketertarikan padanya, sayangnya Dinda tidak. Tapi saat laki-laki itu menawarkan kerja sama simbiosis mutualisme, Dinda sama sekali tak bisa menolak. Dan semenjak itu Dinda tahu, hidupnya tak akan sama lagi.*** "Cerita yang manis. Ngebuat aku senyum-senyum sendiri di sela-sela deadline kerjaan. Huuuhhh, love it pokoknya..." (Virgiin Haquarsum, Dosen). . "Kisah romansa berlatar dunia kerja dengan konflik yang bikin gemas! Penulis berhasil membuatku tenggelam dalam kisah yang ditulisnya. Bikin baper dan aku suka!" (Marlina Lin, Penulis Urgent Wedding dan Yoo Shi-Jin's Scandal).
Alle Rechte vorbehalten
#792
metropop
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • The Baby's Contract✓
  • ANDINI (SUDAH TERBIT NOVEL CETAKNYA)
  • Ragu Semesta
  • When Hearts Collide
  • [END] Absolute Tenderness
  • Saatnya Menikah! [Completed]
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • Nearby Relations

Teija Nero dan Nova Saki tidak pernah berharap dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Mereka hanya terjebak dalam kondisi yang memantik kesalahpahaman semata. Katakan saja mereka berada dalam tempat dan kondisi yang tak beruntung, hingga harus dinikahkan dalam waktu singkat. Pernikahan itu bahkan dilaksanan saat mereka berada di penghujung masa SMA. Gila, bukan? Mana ada, sih, orang tua yang menikahkan putra dan putri mereka yang masih SMA? Jika kasusnya memang terjadi kehamilan, baik Teija dan Nova angkat tangan. Namun, kasus mereka berdua berbeda! Nova tidak hamil! Bahkan Teija saja belum sempat menyentuh bibir gadis itu, karena ibu Teija sudah keburu membuka kamarnya. Dalam kasus ini, Teija menyalahkan Nova. Karena permintaan gadis itu yang aneh, mereka menjadi terikat sepenuhnya. Namun, karena mereka masih sangat begitu muda, maka masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan dengan membuat kesepakatan menjanjikan. "Kita nggak bisa diem aja, Teja!" "Terus mau apa? Kita udah sah juga." "Gue nggak mau masa muda ini sia-sia!" "Ya, terus apa???" "Let's make a deal. No, no, no! Bukan kesepakatan biasa. Kita harus bikin kontrak di atas materai! Selama kita masih pengen seneng-seneng di masa muda, no babies included in this marriage!" "Terus kalo mama kita repot minta cucu?" "Kita masukin ke poin kontraknya, babies included near our divorce!" Bisakah mereka berdua menjamin kedatangan bayi sesuai rencana?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien