KEPINCUT CINTA ANAK PAK USTAD-CERBUNG 1

KEPINCUT CINTA ANAK PAK USTAD-CERBUNG 1

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 23, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
KEPINCUT CINTA ANAK PAK USTAD - Wajahmu masih terbayang Sapamu menyejukkan hatiku Jangan sedih Mj sayang Selalu tersenyumlah untukku Hujan di kala senja masih kuingat Tersirat rindu dalam kalbu Jangan putus asa, teruslah semangat Sayangilah ayah dan ibu Saat petir kian menyambar-nyambar Gugurlah daun kuning dari pohonnya Rajin salat jadilah anak pintar Selalu berdoa hanya kepada-Nya - Selesai menulis sebuah pantun untuk adiknya, Dudunk pun akhirnya tidur. - Pagi menyambutnya dengan penuh ceria. Ia kembali berangkat ke kampus-kuliah. Suara riuah anak satu kelas membuatnya jenuh. Tak lama kemudian, datanglah dosen cantik yang bernama Dhewi. "Selamat pagi muridku yang cantik dan gangeng," sapanya sembari melempar senyum. "Pagi butik Dhewi ...," jawab mereka kompakan. "Loh kok butik?" tanya Dhewi, heran. "Iya Bu, butik alias bu dosen cantik." Dhewi pun kembali tersenyum. "Oh ya, hari ini kita kedatangan teman baru," ujar dosen Dhewi yang membuat semua murid terdiam, "ayo Nak, silakan masuk." Seorang perempuan berwajah cantik. Ia memakai baju batik lengan panjang, rok hitam, sepatu putih dan kerudung warna pink. Jalannya begitu anggun-memesona. Semua murid pun menatap wajahnya. Diam seribu bahasa. "Ayo silakan perkenalkan diri kamu, Nak!" perintah Dosen Dhewi. "Assalamualaikum ... hallo semuanya, perkenalkan, namaku Puspa. Aku pindahan dari Jakarta," katanya sambil melambaikan tangan. "Haii ... Puspa," seru mereka bersamaan. "Oke, perkenalannya dilanjut nanti, ya? Sekarang buka buku tulis kalian, Puspa, silakan duduk di sebelah Dudunk," ujar Dosen Dhewi. bersambung dulu ya hee
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DLS [ 2 ] Ansellina
  • Bocil kematian VS Pencari kedamaian • [Lilynn]
  • 𝐖𝐢𝐝𝐨𝐰𝐞𝐫? ✓ (Belum Revisi)
  • The Story Of Aghea
  • She's my wife❕
  • 36 days with you {saida} [End]
  • Bucin Part 1 (Sudah Open Pre-Order)
  • Air Mata Elara
  • Judul standar - ^-^ "My Teddy Bear "

Tiada gading yang tak retak, artinya tak ada sesuatu yang benar-benar sempurna. Kalimat itu bukan hanya sekedar pribahasa, namun memang benar adanya. -Utuh bukan berarti sempurna- •••• Ansel, cowok tampan, berotak encer, yang terlahir dari sendok emas dan idola semua siswi. Sikapnya tegas dan disiplin, tak salah jika jabatan sebagai ketua OSIS itu diberikan kepadanya. Jangan lupakan pesona serta senyum manisnya yang selalu sukses memporak-porandakan hati kaum hawa. Jaraknya hanya beberapa menit, namun itu sudah merubah semua kesempurnaan yang ia miliki. Ansel tak setuju dengan orang-orang yang menganggap hidupnya sempurna, karena mereka yang berkata demikian belum pernah mersakan berada diposisinya yang selalu dituntut untuk sempurna. Sellin, Gadis periang yang tak kenal kata menyerah. Dibesarkan dengan kasih sayang penuh serta keluarga yang harmonis membuat Sellin tumbuh menjadi pribadi yang hangat dan ramah. Sellin yang sudah nyaman berada di lingkungan lamanya terpaksa harus pindah karena tuntutan pekerjaan sang Papa, membuat Sellin harus beradaptasi dengan lingkungan barunya. Namun siapa sangka jika lingkungan barunya justru membuat Sellin bertemu dengan idolanya, cowok pemenang Olimpiade Sains tingkat nasional yang beberapa waktu lalu dilaksanakan di sekolah lamanya. Lingkungan baru yang memberi warna baru dihidupnya. "Bersamamu adalah kesempurnaan yang sesungguhnya" 📍01.11.2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines