Tentang Kita

Tentang Kita

  • WpView
    Reads 639
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 4, 2016
Tentang kita, yang masih terjebak rindu. Sejak kemunculanmu, mata ini masih terjebak akan kenangan kita. Kita yang masih bergandeng tangan dan pada akhirnya saling melepaskan. Tentang kita, yang terjebak jodoh. Siapa sangka kita bakal saling terikat, saling bertemu dan saling mencintai. Kita yang pada akhirnya menyerah pada takdir, di pertemukan lagi di sebabkan kita jodoh. Tentang kamu. Bila aku adalah rusukmu nan hilang. Pada akhirnya semua sudah sejalan dengan apa yang dikehendaki. Apa kamu masih ragu akan jodoh ? Kita hanya dapat berusaha, tentang siapa jodoh. Hanya waktu yang bakal menjawab, pada akhir usaha yang maksimal dan pada ujung doa yang sabar. Sumua tentang kita. Awan dan hujan bakal tetap beriringan. Bintang dan bulan bakal tetap dipersatukan. Aku dan kamu adalah kita yang bakal terus beriringan dan dipersatukan, karena kita adalah jodoh yang dipertemukan.
All Rights Reserved
#783
jodoh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Kita dan waktu (Musim Ke-2)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Cerita Rein (SUDAH TERBIT)
  • The Secret Of Us
  • 31 Months for You (Revisi)

Saat rumah tak lagi terasa aman, justru seseorang yang tak pernah benar-benar kita miliki bisa jadi tempat pulang paling hangat. Masih Ada Kamu di Setiap Luka. Mengisahkan Nadira dan Arka-dua jiwa yang bertemu di masa sekolah, saling menemukan kenyamanan di tengah luka yang tak selalu terlihat. Di balik tawa yang disembunyikan dan keluarga yang mulai retak, Arka hadir tanpa banyak janji, tapi justru menjadi tenang yang selalu Nadira cari. Namun, tidak semua cinta ditakdirkan untuk tinggal. Ada yang cukup datang sebentar, lalu pergi, meninggalkan bekas yang justru membuat kita tumbuh. Ini bukan sekadar kisah cinta pertama atau patah hati. Ini adalah cerita tentang bertahan. Tentang mengikhlaskan tanpa membenci. Tentang memilih bahagia, meski dengan luka yang masih menetap. Untuk siapa pun yang pernah mencintai diam-diam, kehilangan tanpa sempat memiliki, dan belajar bahagia dengan cara yang baru-kisah ini untukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines