Tanpa Akhir

Tanpa Akhir

  • WpView
    Reads 483
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 4, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Hati tidak akan pernah puas bersetubuh dengan aksara hingga pada detik-detik malam dan hari yang berganti melahirkan ayat-ayat semesta tanpa akhir. Tiada jeda bagi kalimat-kalimat fana berhimpun dalam satu bait, paragraf, atau cerita yang tak pernah rampung. Aku, hanyalah lelaki yang mencintaimu tanpa akhir, tanpa durasi, tanpa jeda. Dan kau tidak perlu tahu aku siapa.
All Rights Reserved
#873
semesta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CERPEN (END)
  • A Bad Boy and A Good Girl
  • AGRASTIAN [On Going]
  • ARCA
  • Apa Artinya Aku
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Red String
  • TAK SEINDAH JINGGA
  • Makna Temu

Pernah gak sih kamu suka sama seseorang tapi hanya sebatas rasa dan gak pernah bisa mengungkapkannya, mungkin ajah kamu takut tapi sebenarnya juga malu jika harus berhadapan langsung sama orang yang kamu sukai jadinya kamu cuma berusaha buat nutupin perasaan kamu dan sekedar diam dan canggung atau awkward jika berhadapan sama orang yang kamu sukai alhasil kamu jadi terlihat seperti orang absurd dan aneh diharapkannya. Aku adalah puisi bersyair harapan, bersajak rindu, serta berbaiat kenangan dan masa lalu, mencoba melupa namun tak kuasa, hanya dapat menggenggam kenangan dan masa lalu dalam harapan rindu yang ingin ku ubah menjadi kenyataan. Namun aku sadar masa lalu tetaplah sebuah masa lalu, tak perlulah berharap banyak padanya jikapun nantinya dia kembali datang kisahnya jelas sudah tak sama. Lantas kenapa hati ini tak ingin berhenti berharap, padahal ia sendiri tahu bahwa masa lalu telah meninggalkannya. Dan yang meninggalkan semestinya tak untuk dikejar bukan?. Bukan kisah Romeo dan Juliet yang kisahnya apik tertulis dan juga di filmkan, bukan pula tentang Rama dan Shinta yang termasyhur. Bukan orang kaya, cuma orang biasa, bukan penulis tapi hanya seseorang yang ingin meluapkan setiap perasaan lewat bait kata-kata dan juga goresan tinta yang tertulis bersama hati dan juga perasaan. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines