Sunrise With Sweet Pea

Sunrise With Sweet Pea

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 10, 2017
Clarise menyukai sahabatnya yang sayangnya malah menyukai teman sebangkunya. Dengan terpaksa dia membantu sahabatnya itu untuk mendapatkan hati teman sebangkunya. Hal itu terus berlanjut sampai mereka duduk dibangku SMA. Clarise sudah muak terus menerus jadi munafik yang berlagak membantu tapi didalam hatinya menolak dengan keras. Dia ingin berhenti memainkan perannya itu, namun sahabatnya mampu meluluhkan hatinya dan membuatnya memainkan peran itu untuk yang terakhir kalinya. Clarise berjanji pada dirinya sendiri apabila usaha terakhirnya dalam membantu sahabatnya tak membuahkan hasil maka dia siap mengungkapkan perasaannya kepada sahabatnya itu. Apakah usaha terakhir Clarise itu akan berhasil? Akankah Clarise mengungkapkan perasaannya kepada sahabatnya?
All Rights Reserved
#5
hs
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friend's Zone's
  • Arti Hadirmu
  • SANDI & FANYA
  • FRIENDZONE (COMPLETED)
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • ZATARFA (Tamat)
  • Inginku (Bukan Hanya Jadi Temanmu)
  • In Case
  • PRILLY
  • Just Friend

Cinta mempermainkan persahabatan kita! Aku, Kamu, Dia, dan Kita! Aku sangat ingin berteriak kepada dunia bahwa aku ingin egois sedikit saja. Tapi ternyata diriku terlalu lemah ketika aku di perhadapkan untuk memilih antara Cinta dan Persahabatan. Sehingga pada akhirnya aku mengalah, kelemahanku membuatku memutuskan untuk pergi sejauh yang diriku bisa. Membawa pergi ragaku untuk bersembunyi dan lari dari segala kesakitan tak berujung ini. Meningalkan semua kenyataan pahit yang tak pernah ingin kukenang dan bahkan tak akan pernah di terima oleh relung hatiku. Tapi ternyata takdir tak semudah yang diriku bayangkan, rasa ini mempermainkanku sekali lagi dalam kondisi yang berbeda, dan semakin membuatku lebih terpuruk. Hingga rasanya sesak dan sempit menghimpit setiap organ tubuhku. Dimana Aku harus bertahan antara Cinta, Persahabatan, dan kehadirannya. Tapi kali ini bolehkah diriku egois? Untuk mendapatkan setitik kebahagiaan? Dan untuk kesekian kalinya aku harus menelan kepedihan teramat dalam, yang membuatku hancur perlahan-lahan. Apakah kali ini aku harus pergi lagi? Apakah ini yang diinginkan takdir dan cinta bodoh ini kepadaku? Pergi untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnya? Apakah aku akan kalah lagi kali ini? ~ FRIEND'S ZONE'S ~ "Aku bahagia ketika melihat kedua sahabatku bahagia..." "....itu definisi sahabat bukan?" 🚫 DO NOT MENJIPLAK MY STORY! PLAGIAT MOHON BERTOBAT🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines