My Last Love [ COMPLETE ]

My Last Love [ COMPLETE ]

  • WpView
    Reads 31,179
  • WpVote
    Votes 412
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Nov 10, 2024
"Tolong kamu jaga ini ya.. dan jangan pernah kamu lepasin , setelah dewasa nanti, saat umurku sudah 17 tahun,aku akan kembali buat kamu dan saat umurku 23 tahun, aku akan melamarmu.." Ucap Rafka sambil mengenakan gelang berbandul bintang di tangan kiriku. "Janji ya kamu bakalan pulang dan kembali buat aku, aku bakal setia nungguin kamu. kamu hati2 ya disana Rafka.." Balasku sambil mengenakan gelang berbandul bulan lalu memegang kedua tangan Rafka. "Rafka berjanji untuk kembali kepada Bella dan akan melamar Bella setelah Rafka dewasa nanti...I love you Bella Cristiana.."Ucap Rafka sambil memelukku. "I love You Too Rafka Ananta.."Balasku kemudian melepas pelukannya untuk yang terakhir kali dan kemudian melambaikan tanganku ke arah Rafka. Pesawat itu membawa Rafka untuk terbang ke London.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Be Yours
  • FRIENDZONE
  • Cinta Yang Tak Pernah Selesai
  • ARKASYA
  • Prestige Or Love? [END]
  • Angel
  • RAFKA [REVISI]
  • Target Rasa
  • ARSHAKA (END)
Be Yours

"kenapa si vin? Kamu jahat banget! Aku salah apa? Gak ada cowok lain yang bersikap begitu kepacarnya sendiri!" ucap Risa yang lebih terdengar seperti isakan, karna pipinya sudah banjir dengan air mata. Risa menyeka air matanya lalu ia tertunduk mengingat sekilas bagaimana Ervin waktu itu menembaknya. "pa-padahal du-dulu kamu, yang ajak aku pacaran duluan!" Ervin hanya memandangnya tanpa minat, lalu melipat tangannya didadanya. "gak semua cowok yang ngajak pacaran itu bermaksud baik. Terutama gue!" ujar Ervin Risa langsung mengangkat wajahnya, menatap Ervin dengan bingung. "maksud kamu?" tanyanya tak mengerti. Ervin tersenyum miring, lalu ia mencondongkan tubuhnya kewajah Risa. "maksud gue..." ucapnya terpenggal lalu ia mengelus pipi Risa, membuat tubuh Risa menegang. Lalu Ervin mendekatkan bibirnya ketelinga Risa dan melanjutkan ucapannya. "gue pacaran sama lo, karena gue benci sama lo dan gue mau liat lo menderita!" Bagaikan kehilangan inhaler saat Risa sedang sekarat, begitu lah kondisinya sekarang sekujur tubuhnya membeku dan tak dapat digerakkan saat mendengarkan ucapan yang baru saja masuk kedalam telinganya. Ervin menegakan badannya dan melihat ekspresi Risa yang membatu dengan raut wajah terkejut, Ervin langsung pergi meninggalkan Risa sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines