Entah darimana sebuah rasa yang datang memotong antrean panjang rasa sakitku yang sudah lama menunggu untuk dibalaskan.
Haruskah ku tegur rasa itu? Atau haruskah ku biarkan ia tetap menghalangiku?
Kendati hatinya penuh dengan luka, senyumnya tetap mengembang
Kendati lara meliputi hatinya, tawa masih dia suarakan dengan lantang
Kendati lelah menguasai tubuhnya, kakinya masih bergerak dengan lincah
Namun sekuat apapun seseorang, pada akhirnya ada masa di mana sosok Nathaniel Adipta memilih untuk menyerah.