Vampire Blood

Vampire Blood

  • WpView
    Reads 67,277
  • WpVote
    Votes 4,080
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 14, 2017
Namanya Avery Zchrysilla Phalosa. Tapi cukup dipanggil Rysilla. Dia tinggal di apartemen kecil bersama ibu yang tidak tahu diri. Rysilla menjalani hari seperti biasa, bersekolah yang menurutnya membosankan. Tapi seseorang masuk kehidupannya, orang itu bahkan duduk berdampingan setiap hari karena mereka sebangku. Harriet namanya. Rysilla nyaman bersama Harriet dan merasa senang. Tapi keanehan muncul, ia sering mengalami hal hal aneh yang membuatnya bingung. Pertama ia sakit mata bila terkena sinar matahari. Lalu lama lama tubuhnya memanas jika terkena matahari. Kepalanya Juga merasa pusing jika terkena sinar matahari. Dan mulai sejak itu dia benci siang. Rysilla pingsan. Ia menemukan dirinya disuatu tempat dan ia menemukan seseorang yang tampan. Pria itu mengatakan bahwa akan terjadi penjelmaan kepada rysilla. Pria itu juga mengatakan bahwa Harriet Bukanlah manusia. Harriet musuh terbesar pria itu. Dan pria itu seorang Vampire. Lalu musuh terbesar vampire?
All Rights Reserved
#1000
werewolf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Savior Mate (Diterbitkan)
  • 𝗔𝗯𝗮𝗱𝗶 𝗨𝗻𝘁𝘂𝗸𝗺𝘂
  • Through the Dark
  • Le Vampire Le Fort [TELAH DIBUKUKAN]
  • HUNTING!'the blood' [HUNTING!SEASON1] COMPLETE✅
  • Switch Over
  • The True Queen ✔
  • The Lost Queen
  • Watashi wa Hontouni Dare Desuka ?||Diabolik lovers x Reader/OC
  • He Is Not Human [Hiatus]

Fantasy-werewolf "Apakah setiap serigala memiliki mate dari kaumnya sendiri?" Tanyanya. Dahi Arnold berkerut. "Tidak juga, ada beberapa dari mereka yang memiliki mate dari seorang manusia bahkan yang paling ekstrem dari bangsa vampire, meski hal itu sangat jarang terjadi-tunggu!" Arnold menegakkan tubuhnya. "Kau sudah menemukan mate-mu?" Tanya Arnold. Gabrielle terdiam, dalam hatinya tengah bergejolak. Arnold terkekeh. "Bagus kalau begitu, kau menemukan mate-mu lebih cepat, dibandingkan aku yang belum menemukannya. Kau bisa menghisap darahnya untuk bertahan." Kekehnya. "Apa aku bisa menolaknya sebagai mate-ku?" Tanya Gabrielle tiba-tiba membuat Arnold tersentak. "Mengapa?" Tanya Arnold. "Bukankah kau butuh dia untuk tetap hidup sebagai vampire?" "Apa aku bisa menolaknya sebagai mate-ku?" Tanya Gabrielle mengulang, membuat Arnold menyeringai. "Tentu saja."

More details
WpActionLinkContent Guidelines