Three Words

Three Words

  • WpView
    مقروء 3,012
  • WpVote
    صوت 532
  • WpPart
    فصول 26
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: سبت, أغسـ ١٢, ٢٠١٧
Olavia Pradipta Geraldi, seorang gadis yang sering dipanggil Olav itu adalah siswa yang tergolong anak pintar. Dia suka fisika, tapi sebelum-sebelumnya dia jarang ikut lomba fisika. Saat dia ingin ikut, dia malah tersingkirkan karena seorang cowok yang menurutnya sok itu. Dia benci cowok itu, tapi entah kenapa perasaannya tiba-tiba berubah. Dia malah jadi mencintai cowok itu. Agam Halim Abqari, seorang cowok super cuek yang sering dipanggil Agam. Dia ganteng, pintar, alim, dan sudah jelas kalau sebagian besar kaum hawa di sekolahnya menyukainya. Tapi dia cuek, yang bisa lolos memasuki kehidupannya hanya sahabatnya, kakeknya, dan satu orang gadis yang sebelumnya tidak bisa dia duga kalau gadis itu bisa masuk dalam kehidupannya. Agam lalu menyadarinya kalau dia mencintai gadis tersebut. Keduanya sama-sama ingin mendengar kalimat tiga kata itu. Tapi, keduanya juga takut untuk mengatakan kalimat tiga kata itu kepada masing-masing keduanya. Lalu apakah kisah mereka berdua berjalan dengan lacar?
جميع الحقوق محفوظة
#121
shawnmendes
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • ALAGAM (SELESAI❤️)
  • ERLANGGA
  • Lena The Troublemaker
  • ALSYA
  • Dava&Dena {END}
  • ARGLADIS
  • ANALISA
  • AURORA [END]
  • You And Me, Can We? [On Going]
  • 𝐍𝐨𝐢𝐫 𝐇𝐢𝐠𝐡 𝐒𝐜𝐡𝐨𝐨𝐥 |TNF

Ini kisah tentang tiga anak remaja yang masih SMA. Ada Aira sebagai pacar Alan dan ada Agam sebagai sahabat Alan. Aira adalah gadis beruntung yang memiliki dua penjaga, ada Alan sebagai pacarnya dan Agam sebagai sahabatnya juga. Tidak jarang Aira pergi bersama Agam atas keinginan Alan. Lelaki itu selalu mengandalkan sahabatnya jika ia tidak bisa mengantar Aira. Agam yang sudah bersahabat dengan Alan sejak SD diam-diam menyukai Aira. Pacar sahabatnya sendiri. Agam tahu perasaannya ini salah. Bukan di waktu, tempat, atau orang yang tepat. "Gam. Nanti gue juga mau repotin lo lagi untuk bantu gue ngehias ruangan itu." Ujar Aira sambil terus memindah file ke dalam flashdisk. Sambil menunggu Aira kembali menatap Agam. "bisa kan?" "apapun gue bisa lakukan buat lo, Ay." Ujar Agam sambil menatap mata Aira lekat-lekat. Aira memandang Agam dengan gemas. Tangannya tergerak mencubit kedua pipi lelaki itu saking gemasnya. "eeummm baikk nya Agam sama gue." Ucap Aira dengan nada manja khas gadis itu. Setelah Aira melepas cubitannya di wajahnya. Agam masih terus memandang gadis disampingnya. Rasanya untuk beralih menatap yang lain tidak lah penting bagi Agam. "kalau gue suka sama lo gimana, Ay?" Aira langsung menoleh pada Agam seketika.

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى