Di bulan Desember

Di bulan Desember

  • WpView
    Membaca 108
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 8, 2017
Berapa ratus hari sudah berlalu? sudah mau Desember lagi, Namun hanya aku yang masih tersesat disitu. Masalalu. Iyah! Aku hampir tidak bisa menemukan pintu keluarnya. Gelap! Memang, rasanya disini sangat gelap sampai-sampai aku tidak bisa melihat apapun. Aku menjatuhkan diriku berkali-kali berharap kau datang, membantu ku untuk berdiri, lagi-lagi aku hanya menangis. Kamu tau, Apa yang lebih pahit dari sebuah penyesalan? saat kamu menyadari kenyataan bahwa kamu tidak bisa melakukan apa-apa untuk mendapatkan kesempatan yang sama. Aku selalu ingin Hidup Normal, aku ingin hidup tanpa rasa sesal tentang kamu. namun, aku tak pernah tau bahwa sejak hari itu aku sudah hidup disini, tenggelam dan terkubur dalam sebuah tempat gelap yang orang-orang namakan Penyesalan. rasanya sangat sulit sekali bernafas disini Aku hampir saja terbunuh setiap kali aku membayakan kebahagiaan kita dulu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Regret
  • Love without sense
  • Saat Semua Sudah Terjadi Dan Penyesalan Datang Terlambat [END]
  • BLACK LIFE✓
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • DANADYAKSA
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Maybe It's You(?)
Regret

REBORN -------------- Menurutmu, apa yang lebih menyakitkan daripada sebuah penyesalan? Pergi dan tak kembali. Terlalu menyakitkan. Tapi aku berharap itu tak akan pernah terjadi. Sesuatu yang harusnya dikatakan tapi tak sempat dikatakan pada seseorang. Ya, itu yang kualami saat ini. Tapi bagiku yang paling menyakitkan adalah ketika kita tidak bisa memperbaiki kesalahan. Dan disaat kita hendak memperbaikinya, seseorang itu tak pernah menghargai usaha kita karena kesalahan yang ditimbulkan oleh diri kita sendiri yang sangat fatal baginya. Ya, ini adalah kisah tentang penyesalan akibat pahitnya masa lalu yang dialami para tokoh. © Hak Cipta Terlindungi, oleh anjanidm

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan