Di bulan Desember

Di bulan Desember

  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 8, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Berapa ratus hari sudah berlalu? sudah mau Desember lagi, Namun hanya aku yang masih tersesat disitu. Masalalu. Iyah! Aku hampir tidak bisa menemukan pintu keluarnya. Gelap! Memang, rasanya disini sangat gelap sampai-sampai aku tidak bisa melihat apapun. Aku menjatuhkan diriku berkali-kali berharap kau datang, membantu ku untuk berdiri, lagi-lagi aku hanya menangis. Kamu tau, Apa yang lebih pahit dari sebuah penyesalan? saat kamu menyadari kenyataan bahwa kamu tidak bisa melakukan apa-apa untuk mendapatkan kesempatan yang sama. Aku selalu ingin Hidup Normal, aku ingin hidup tanpa rasa sesal tentang kamu. namun, aku tak pernah tau bahwa sejak hari itu aku sudah hidup disini, tenggelam dan terkubur dalam sebuah tempat gelap yang orang-orang namakan Penyesalan. rasanya sangat sulit sekali bernafas disini Aku hampir saja terbunuh setiap kali aku membayakan kebahagiaan kita dulu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Benalu [Terbit]
  • Saat Semua Sudah Terjadi Dan Penyesalan Datang Terlambat [END]
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • ANDAI AKU PUNYA KESEMPATAN LAGI (TAMAT)
  • BLACK LIFE✓

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines