THIEF OF HEART

THIEF OF HEART

  • WpView
    Reads 214
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing54m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 4, 2017
Apa yang harus dilakukan Gwen ketika lelaki yang dicintainya harus menangani kasus korupsi yang melibatkan ayahnya. Max adalah jaksa yang menangani kasus ayah Gwen, dan dia tidak bisa untuk tidak terlibat dalam menangani kasus ini. "Lebih baik aku mundur sebagai seorang jaksa daripada harus terlibat dalam kasus yang juga melibatkan ayahmu." ~Max Chruch~ "Jangan bertindah bodoh Max. Ucapanmu tidak seharusnya semudah membalikkan telapak tangan dan demi tuhan kamu mencintai pekerjaanmu." ~Gwen Stacy~ "Dan aku lebih mencintaimu, Gwen. Melebihi apapun!" ~Max Chruch~
All Rights Reserved
#489
percintaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jun & Hana
  • Why we met ? : Question
  • Suami Yang Hilang
  • BENAR UNTUKMU [C]
  • TAKDIR MAISARAH
  • My Hubby Love [C]
  • Sampai Menutup Mata
  • Rayza
  • Akhir Yang Terlewat [C]
  • INTOXICATING

"Hello, ada orang di sana?" Hana membuka suara. Tatapan matanya waspada menyapu seluruh sudut halaman rumah tersebut. Hingga akhirnya, ia merasakan seseorang menyentuh pundaknya. Reflek, perempuan itu memanfaatkan keahliannya dalam Judo hingga ia bisa menarik lengan tersebut dan dengan satu gerakan ia membanting tubuhnya. Bukk!! Sosok itu menghantam ke tanah. Dan segera terdengar erangan. Seorang pria tergeletak, meringis kesakitan. Kedua mata Hana mengerjap. Tatapan mereka terkunci sesaat. "Astaga, siapa kau? Kenapa kau masuk ke rumah orang tanpa permisi seperti pencuri?" Lelaki itu mengomel. Hana membelalak, otaknya yang cerdas segera menyadari bahwa akan ada kesalah pahaman di sini. "Oh, maaf. Aku kira ... kau...," ia beranjak mendekati pria tersebut dan berusaha membantunya berdiri. Namun pria itu menolak dan menepis tangannya dengan kasar, lalu bangkit.

More details
WpActionLinkContent Guidelines