Kaulah Kamuku

Kaulah Kamuku

  • WpView
    Reads 554
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 4, 2017
Beberapa tahun lalu saat aku mengagumi seseorang, ini bukan sekedar mengagumi perasaanku sudah lebih dari itu. Tak ku sangka ternyata semua perasaan aku hanya sepihak karena dia malah memendam perasaan kepada sahabatku, ah sudah aku bisa gila kalau seperti ini ceritanya kalau kamu diposisiku pasti kamu bisa nangis atau bahkan pergi dari sahabatmu karena sahabatmu teman berbagi semua perasaanmu ternyata malah menjadi kekasih orang yang kamu harapkan. Tapi kini semua perasaan sedihku telah menghilang semenjak ada kamu disini iya engkaulah kamuku dan aku mohon jangan direbut karena kamu adalah kebahagiannku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • N O R A [on going]
  • Cahaya Dirimu
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • flashback~
  • Maybe It's You(?)
  • my story
  • CINTA DALAM DIAM
  • Antara Jarak Dan Waktu

nyatanya, semua itu hanya omong kosong. janji-janji, perhatian, dan kalimat-kalimat manis mu kala itu hanya sebuah kebohongan belaka. bodoh nya aku yang terlalu begitu percaya. perhatian mu semua aku anggap sebagai rasa sayang mu padaku, namun itu salah. aku hanya sebuah pelarian yang kamu singgahi. setelah kamu mendapatkan apa yang kamu cari, kamu pergi. tanpa kamu pikirkan bagaimana perasaan ku. tanpa kamu pedulikan bagaimana hancur nya diriku. tuan, seandainya kamu tau setulus dan sebesar apa perasaan ku padamu. seandainya kamu tau bagaimana usahaku untuk selalu bertahan dengan mu. namun, itu semua hanya seandainya. dan pada kenyataannya kamu tak pernah sadar akan hal itu. kenyataan ini begitu menyesakkan dada. hari-hari ku lewati dengan hati yang kehilangan akan sosok nya. hari-hari ku lewati dengan luka yang tak kunjung juga mereda. tuan, terimakasih. bagaimana pun aku tidak bisa menolak perpisahan. akan ku sudahi semua rasa sakit ini tuan. aku akan belajar melupakanmu, sebagaimana kamu melupakanku. karna aku percaya, kepergian mu merupakan sebagian dari rencana yang diatas. dan aku juga yakin, jika suatu saat aku akan di pertemukan dengan seseorang yang jauh lebih mengerti aku ketimbang kamu. **** Cover by : hunyoel

More details
WpActionLinkContent Guidelines