We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
FATE

FATE

  • WpView
    Reads 3,925
  • WpVote
    Votes 183
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 1, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Aku hanyalah sampah. Aku tidak tahu letak kesalahanku dimana. Mereka tidak menginginkan aku ada. Niatku hanya ingin kembali dan kalau bisa aku ingin mengubah jalan hidupku. Hidup seperti layaknya remaja yang berumur 15 tahun. Ini kisahku. Bukan. Ini kisah kami yang terjebak dalam percintaan, keikhlasan, pengorbanan dan tentunya takdir hidup yang begitu rumit. Aku dan Kamu berubah jadi kita. Tapi, ketika cinta itu datang, Tuhan tidak mengijinkan aku dan kamu untuk bersatu. Tuhan hanya mengijinkan kita untuk saling mengenal. Aku tau semua tidak akan indah, seperti di cerita dongeng tidurku. Lantas, jika sudah begitu bagaimana akhir kisah 'kita' ini kelak?
All Rights Reserved
#16
kaila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • Dendam Yang Terpendam
  • LAKSADEKA
  • A Fractured Soul
  • Waktu?
  • Juan [REVISI]
  • Full Of Scratches
  • Sejenak Luka
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines