Asmara Subuh

Asmara Subuh

  • WpView
    LECTURAS 128,102
  • WpVote
    Votos 14,327
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ene 21, 2018
Suatu ketika Tuhan menulis sebuah takdir. Seorang yang nggak percaya sama keyakinan bertemu dengan seorang yang nggak percaya sama cinta. Valdes itu manusia laknat dan tersesat. Nggak punya agama apalagi motto dan tujuan hidup. Sayangnya, Tuhan tiba-tiba mengusiknya dengan sebuah suara. Suara Adzan tepatnya. Siapa sih yang Adzan sampai membuat sanubari seorang Valdes bergetar? Yang akhirnya bikin Valdes penasaran mampus sama sosoknya. "Boleh nggak gue jatuh cinta sama elo?" Cowok mana yang nggak bingung ditanya begitu sama cowok pula. Adham Tsabit Al Sidiq, cowok yang ngaku normal dengan hidup tenang dan adem ayem, mendadak jadi rusuh gara-gara Valdes, si tajir yang hobinya mematahkan hati, tiba-tiba menyatakan perasaan padanya. "Tuhan nggak pernah melarang siapapun buat jatuh cinta...." Copyright° 2016 by Marsmallow Cover by Robynokio
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bad boy is a good boy for me [END]
  • My Perfect Arland
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • satu Hati Beda Agama
  • SERIBU HADITS✓
  • BE A RAINBOW
  • Our Years
  • Three Lessons From My Annoying Friend
  • Pahala Surgaku✓
  • CAUSE I'M A NERD ! [END]

Apa sih yang bisa dibanggain dari seorang bad boy yang suka tawuran, balapan, berantem, ngerokok, dan nyari masalah? Ya, mungkin cuma kegantengan dan kesempurnaan fisiknya aja yang bisa dibanggain. Selebihnya? Kayaknya nggak ada deh. Namun, bagi ADHISTI AURISTELA seorang bad boy yang dia kenal tak sengaja di atap sekolah adalah cowok terbaik yang ada dalam hidupnya. AGNAN RENANDRA, cowok dengan segudang masalah itu juga bertekuk lutut saat berjumpa dengan sosok Adhisti yang berhasil mengubah hidupnya. Lantas siapkah Adhisti ikut terseret dalam permasalahan Agnan? Siapkah dia menerima berbagai risikonya? Mampukah dia menerima berbagai campuran emosi yang menyesakkan dada? "Memang nggak ada yang bisa gue banggain dari seorang bad boy yang berandalan dan urakan. Dia cuma bisa buat masalah dan berantem doang, tapi dia juga manusia, punya hati dan cinta. Hati buat dicintai dan cinta buat mencintai dan cinta dia adalah yang terbaik buat gue." ~ Adhisti. Auristela "Gue sadar diri kok gue siapa. Gue tau gue bukan cowok yang pantes buat dicintai tapi gue punya hak buat mencintai. Gue berhak buat sayang sama seorang cewek yang berhasil buat gue jatuh cinta dan itu elo." ~ Agnan. Renandra

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido