Love Me Back

Love Me Back

  • WpView
    Membaca 3,247
  • WpVote
    Vote 188
  • WpPart
    Bab 26
WpMetadataReadLengkap Min, Sep 22, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
Lo tau rasanya cinta lo terbalas sama penyanyi idola lo? Bahagia bukan? Sama halnya dengan gue,awalnya gue bahagia banget pas tau orang yang gue cinta mempunyai perasaan yang sama dengan gue. Sampai akhir gue harus nerima kenyataan kalo kita beda,beda bukan berati gue cewek dan dia cowok. Tapi beda dalam hal...... BEDA AGAMA! ~Gue aniffah raechel~ Kelas 9.ini bukan kisah tentang gue yang pertama kali jatuh cinta atau gue yang cinta sama seorang badboy yang kayak sering gue baca dinovel kesayangan gue. Tapi ini tentang gue seorang cewek biasa aja yang dikasih keberuntungannya sama tuhan yang maha esa,yaitu itu dengan dipertemukan gue dengan idola gue,entah rasa mengagumi atau cinta setiap gue didekat dia. Gue punya cara supaya gue gak ketauan ngefans sama dia: 1. Gue harus bersikap biasa aja kalo deket dia. 2. jadi secret admirer. Gue rela jadi secret admirernya dia,karna apa ? Karna gue gak mau nunjukkin kalo gue bener-bener cinta sama dia,semakin gue nunjukkin kalo gue beneran cinta sama dia.semakakin itu juga gue sakit harus menerima kenyataan pahit ini. -------------------------------- Dont forget Vote coment and Follow me 😊
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#167
ariirham
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • You're Here, But Not For Me
  • Kelas A [End]
  • Love's illusion
  • Ketaksaan Cinta ✔️
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • V A B I O L A (COMPLETE)
  • Antara Kau dan Sahabatku [Completed]
  • ASSYA (TERBIT)
  • Altatair✓ [Revisi]

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan