A December to Remember

A December to Remember

  • WpView
    Reads 312
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 1, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Brussels tidak menyisakan apa-apa bagi Lennard 'Moreau' Huang, kecuali hantu dari masa lalu dalam bentuk segelintir kenangan pahit. Meski begitu, dia mendapati dirinya duduk di dalam kereta yang membawanya menuju ke tempat yang sama. Tempat di mana butir-butir salju turun, membawa tawa sekaligus tangis. Tanpa alasan, tanpa tujuan dan tanpa harapan. Tetapi mungkin... seperti air yang selalu bermuara ke laut, dia juga akan kembali ke tempat darimana dia datang.
All Rights Reserved
#77
eropa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ZIELA
  • LANGIT YANG TAK SAMA LAGI  (END)
  • RIVERSIDE (END-REVISI)
  • Erlangga
  • Ex or New? [REVISI]
  • Ineffable
  • Can You Stay? - Kagehina
  • Always There
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • When Tinkerbell meets Howl | Johnten (Ongoing)
ZIELA

Hujan selalu punya cara sendiri untuk bercerita. Ia bisa menjadi kenangan, menjadi janji, bahkan emosi. Di bawah rintik hujan yang turun tanpa henti, Ziel dan Alara berdiri, menatap masa depan yang masih samar. Tiga tahun penuh tawa, air mata, dan perubahan akhirnya membawa mereka ke titik ini. Titik di mana kata-kata tak lagi cukup untuk menggambarkan perasaan yang mengalir di antara mereka. "Hujan nggak selamanya baik," kata Ziel. "Terkadang, kita masih butuh payung untuk melewatinya." Dan Alara adalah payung itu. Tapi, apakah janji yang diucapkan di bawah hujan akan tetap bertahan seiring waktu? Ataukah ia akan hanyut bersama air yang mengalir ke tanah?

More details
WpActionLinkContent Guidelines