We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Extraneous

Extraneous

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 20, 2017
WpInfo
Poetry
Bosan rasanya membicarakanmu. Bosan juga liat kamu yang datar sama aku. Katakanlah aku bodoh, karena terus saja melakukan kebosanan itu. Jujur saja, aku menyukai kebosanan itu, karena setiap bosan aku akan inget kamu. Sayangnya buat nginget kamu nggak ada kata bosan. Katakanlah aku berlebihan, berlebihan baiknya bukan? sampai lupa caranya mejadi jahat. kalau dipikir-pikir aku jahat sih. Diam-diam membicarakanmu, mencintaimu, dan merindukanmu disetiap kata yang kutulis. Lagipula jika aku meminta izin mu pasti susah, ribet ya sama kamu. Tapi aku suka ribet, gimana dong? P.s ini hanya berisi qoutes dan puisi pendek. Bagi yang berminat silahkan untuk membaca.
All Rights Reserved
#18
everything
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Stay With Me
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Stres In Life
  • The Kidnapper
  • My Friend Is My Strength
  • MISSHELLA ✔
  • Sejenak Luka
  • HE IS MY MINE!

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines