Hujanmu Hujanku

Hujanmu Hujanku

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 30, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita pertama aku, semoga pada suka "Apa loe sama sekali gak ngerti apa yang gue katakan dav??" Sekali lagi Reina mengernyitkan keningnya. Ia sangat keheranan mengapa david tetap diam menatapnya dan tak marah dg apa yg ia katakan. Hatinya meringis menahan sesak didadanya. Ia sangat mencintai pria di hadapannya. Tapi ia harus berbohong mengenai perasaanya demi sahabatnya angel. "Sudahlah, gue rasa semuanya udah jelas. Gue sama sekali gak menyukai loe dav, jadi berhentilah ngejar gue!" pinta reina sekali lagi lalu iapun melangkah pergi. Tapi, belum selangkah reina pergi, tangannya tiba2 dicekat oleh david. "Lepasin gue dav." dengan sangat berusaha reina menahan air matanya agar tak keluar. Iapun mencoba melepas genggaman david tapi tak bisa karna genggamannya terlalu kuat. Lalu tiba2 dengan cepat david membalikan badan reina dan langsung memeluknya. Reina tersentak kaget dan langsung berusaha melepas pelukan david. Sialnya, semakin reina meronta memaksa melepaskan pelukan david, david malah memeluknya semakin erat. Oh tuhan apa yg mesti dilakukan reina. Sepertinya reina akan kalah dg perasaanya. Ia tak bisa lagi berbohong. Ia sangat2 mencintai david. Tapi bagaimana dg angel. Ia tak mungkin mengkhianati sahabat yg sangat ia sayangi. Angel adalah malaikatnya. Malaikat yang telah membangunkannya dalam kegelapan. Malaikat yg menyadarkannya bahwa ia masih bisa bahagia. Dan iapun merasakannya berkat angel. "Jangan berbohong!" akhirnya davidpun bersuara setelah tadi mendadak menjadi patung bernyawa. "Siapa yang berbohong" bantah Reina masih dalam pelukan david. Akhirnya david melepaskan pelukannya dan menatap Reina. Reina hanya menunduk dan tak berani menatap david. Ia takut, takut kalo david melihat matanya yang berusaha menahan air mata. Ia takut kalo david mengetahui kalo ia berbohong. "Tatap gue rein! Tatap mata gue dan katakan kalo loe gak menyukai gue." Kalo penasaran langsung baca aja yakhh! jgn lupa buat follow makasih
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [✔️] Anti Romantic ⋆ Jaesahi
  • Angel
  • Maina & Maxim
  • Capricorn
  • Rannia√
  • REUNI (Enam)
  • little Girl And Possessive Cool Boy (End)
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • DEFENDER [End]
  • The Devil's Love

Asahi dulu sangat percaya dengan kekuatan cinta. Namun, hal itu tidak berlaku untuk sekarang. Manisnya cinta, akan terkalahkan karena pahitnya rasa luka. Masa lalu yang kelam membuat Asahi menjadi takut untuk jatuh kedalam lingkaran cinta. Hingga tuhan mengirimkan seseorang untuk merubah pemahamannya terhadap cinta Aku selalu berdo'a kepada tuhan untuk terus menetapkan kami bersama selagi masih berada di alam semesta, bercerita kepada dunia bahwa ada sepasang insan yang sedang saling mencinta, berbagi senja sepiring berdua, dan menikmati manisnya rindu bersama Dulu mungkin aku hanya menganggap cinta ini hanya delusi semata. Kata 'butuh' terlalu sulit untuk berubah menjadi 'ingin'. Namun dirimu selalu meyakinkan apa arti cinta itu sendiri, jangan ajari sajakmu mengucap dusta, sebab mulutmu akan dibungkam kenyataan. Aku hanya takut jika nanti semuanya tidak sesuai dengan kata Ada hal yang lebih aku takuti dari ketidak pastian, yaitu saat aku ingat bahwa aku akan kehilanganmu. Karena pada dasarnya tidak akan ada yang abadi di bumi. Nanti, jika cinta sudah dirasa berada akhir dari cerita, mohon biarkan lembaran-lembaran cintaku akan ada untuk selamanya Halo semuanya, ini book pertama aku. Mohon maklumin ya kalau tulisannya banyak yang acak-acakan, pemahamanku tentang menulis juga masih sedikit, aku harap kalian suka sama book ini. Kasih aku kritik dan saran untuk menjadi penulis yang lebih baik lagi. Mohon dukungannya ! Warning ! - Baku (Maaf jika ada kata non baku) - Bromance Area - Status : End

More details
WpActionLinkContent Guidelines