Its Me!

Its Me!

  • WpView
    LECTURAS 7,981
  • WpVote
    Votos 625
  • WpPart
    Partes 50
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jul 17, 2019
Kisah asik seorang gadis kecil, yang punya cerita indah dan buruk soal cinta. Seorang gadis yang awalnya merasakan betapa menyenangkannya jatuh cinta, selalu berada di sisinya dan chattingan sampai tengah malam. Namun, ia pernah patah hati yang sangat dalam,rusak,rapuh dan hancur.
Todos los derechos reservados
#250
vote
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Behind The Smile
  • Promise
  • AA [Alyssa & ASHILLA]
  • Heartache
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Betrayal Of Love (SlowUp)
  • Let Me Love You Longer
  • WHO ?
  • The Story About Us

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido