Pelukan Terakhir

Pelukan Terakhir

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 2, 2016
Ketika cinta sudah terasa indah, ketika cinta sudah menawarkan bahagia, ketika semua rindu sudah menawarkan ramuannya maka jalanilah dengan apa adanya. Jangan sampai dirimu menyesal ketika semuanya telah pergi dan hanya bisa memberikan kenangan. Sebingkai pesona diufuk barat menyajikan keindahan tapi terkadang keindahan tidak selalu bahagia. Mampukah Tere melalui kisah cintanya sendiri, kisah cinta yang singkat yang banyak menorehkan kenangan di masa silamnya.
All Rights Reserved
#403
terlambat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Opacarophile" (Bagian 1)
  • GENTAWA✓
  • A Home
  • You Are Different In My Eyes
  • 𝐋𝐎𝐎𝐊 𝐀𝐓 𝐌𝐄 • itanaru fanfiction
  • Serendipitas
  • Relakan Aku Pergi
  • The Memory
  • Celah cahaya pada awan
  • Awan Baru untuk Hari yang Baru

Jika suatu saat kalimat ini boleh Bagas utarakan pada Aira. Dia hanya ingin bicara; "Seperti senja pada langit, terimakasih sudah menciptakan kamu yang hadir dikehidupanku." "Apakah kesempatan untuk bersamamu masih ada?" "Masihkah Tuhan memberikan waktu tambah untuk kita kembali bersama?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines